home edukasi & pesantren

Kaum Disabilitas Terbebas dari Kewajiban Berpikir tentang Allah

Selasa, 27 September 2022 - 12:00 WIB
Kaum Disabilitas Terbebas dari Kewajiban Berpikir tentang Allah. Foto: Langit7.id/iStock.
Akidah menjadi salah satu pembahasan pokok dalam ajaran Islam, berbeda dengan persoalan fiqih yang lentur, dan dapat menampung banyak pendapat dari yang berat sampai yang ringan.

Ustaz Abdurahman Al Habsyi menjelaskan, persoalan akidah ini dituntut untuk seragam, sesuai dengan dalil yang meyakinkan dari Al-Qur'an dan hadis. Sehingga kesalahan memahami akidah berakibat menjadi sesat.

"Kesalahan dalam masalah akidah ini bisa berujung vonis yang akhirnya membuat kita sesat, ketika kita salah memahami akidah. Sebab itulah ulama amat hati-hati bila menyangkut soal akidah," kata Ustaz Rahman dalam Webinar langit7 bertema 'Hak Disabilitas (Tuna Rungu) Mengenal Islam', Selasa (27/9/2022).

Kendati demikian, lantas bagaimana dengan akidah penyandang disabilitas seperti tunarungu dan tunanetra. Sebab keduanya dinilai sulit menerima informasi, sementara jalur utama informasi berupa suara dan penglihatan.

Ustaz Rahman memaparkan, mereka yang menyandang baik tunarungu ataupun tunanetra ini, mengalami kondisi di mana suara dan penglihatan terputus.

Baca Juga:Peretasan dalam Islam Sama dengan Perbuatan Ghasab, Ini Penjelasannya

"Dengan keterbatasan ini sulit sekali untuk memberikan kepada mereka pemahaman yang baik, tentang berbagai hal rumit termasuk akidah. Kemungkinan besar penyandang disabilitas ganda, apabila dia tunarungu, dan tunanetra," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
disabilitas webinar langit7id keutamaan mengingat allah penyandang disabilitas habib abdurrahman al-habsyi
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya