Mimbar Langit 7
Hambatan Teman Tuli Mengenal Islam, Ustaz Abu Kahfi: Tak Ada Jembatan Ilmu
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 27 September 2022 - 13:48 WIB
Pengasuh Ponpes Rumah Tahfiz Tunarungu Darul Ashom, Yogyakarta, Ustaz Abu Kahfi dalam Mimbar Langit7 bertajuk Hak Disabilitas (Tunarungu) Mengenal Islam, Selasa (27/9/2022).Foto: Istimewa.
"Jika penyandang disabilitas (tunarungu) bisa paham akan dunia, mengapa dalam agama tidak?"
Berangkat dari pemikiran ini, PengasuhPondok Pesantren Rumah Tahfiz Tunarungu Darul A'Shom, Yogyakarta, Ustaz Abu Kahfi terdorong untuk membuka rumah tahfiz untuk teman-teman tuli.
Menurut dia, hal yang menyebabkan banyakteman tuli tidak mengenal agama karena lingkungan sekitar tidak mendukung dan menyentuh dunia mereka.
Baca juga: Santri Darul A'shom Dengar Kalam Ilahi dengan Hati, Hafalkan Qur'an dalam Sunyi
"Karena dunia sekitarnya tidak tahu dan tidak mau menyentuh dunia mereka, tidak mau mendalami dunia mereka. Ini yang menyebabkan mereka tidakmengenal agama karena kita tidak ada yang mau mengenalkan kepada mereka," ujar Ustaz Abu Kahfi dalam MimbarLangit7.id bertajuk Hak Disabilitas (Tunarungu) Mengenal Islam, Selasa (27/9/2022).
Padahal, lanjut dia teman-teman tuli ini memiliki IQ yang tinggi. Namun, tidak terlihat karena tidak ada yang memberikan jembatan ilmu.
"Luar biasa ternyata, ada potensi yang besar yang kita tidak perkirakan. Mereka punya IQ tinggi, tetapi belum muncul potensinya ketika tidak ada jembatan ilmu. Jembatan ilmu tersebut berupa bahasa yang mereka paham," katanya.
Berangkat dari pemikiran ini, PengasuhPondok Pesantren Rumah Tahfiz Tunarungu Darul A'Shom, Yogyakarta, Ustaz Abu Kahfi terdorong untuk membuka rumah tahfiz untuk teman-teman tuli.
Menurut dia, hal yang menyebabkan banyakteman tuli tidak mengenal agama karena lingkungan sekitar tidak mendukung dan menyentuh dunia mereka.
Baca juga: Santri Darul A'shom Dengar Kalam Ilahi dengan Hati, Hafalkan Qur'an dalam Sunyi
"Karena dunia sekitarnya tidak tahu dan tidak mau menyentuh dunia mereka, tidak mau mendalami dunia mereka. Ini yang menyebabkan mereka tidakmengenal agama karena kita tidak ada yang mau mengenalkan kepada mereka," ujar Ustaz Abu Kahfi dalam MimbarLangit7.id bertajuk Hak Disabilitas (Tunarungu) Mengenal Islam, Selasa (27/9/2022).
Padahal, lanjut dia teman-teman tuli ini memiliki IQ yang tinggi. Namun, tidak terlihat karena tidak ada yang memberikan jembatan ilmu.
"Luar biasa ternyata, ada potensi yang besar yang kita tidak perkirakan. Mereka punya IQ tinggi, tetapi belum muncul potensinya ketika tidak ada jembatan ilmu. Jembatan ilmu tersebut berupa bahasa yang mereka paham," katanya.