Kenali Penyakit Jantung Bawaan yang Jadi Penyebab Kematian
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 28 September 2022 - 11:50 WIB
Ilustrasi bayi mengalami jantung bocor. (Foto: Istimewa).
Penyakit Jantung Bawaan (PJB) atau sering disebut jantung bocor merupakan kondisi cacat lahir yang paling sering menimbulkan kematian pada bayi di Indonesia.
Merujuk dari Kemenkes, Rabu (28/9/2022), di Indonesia terdapat 4 bayi lahir dengan kondisi seperti ini setiap jamnya. Dan dari setiap 1000 penduduk terdapat 6 orang yang menderita PJB.
Kemudian, setiap tahunnya jumlah penderitanya meningkat 5 persen, atau setara dengan kapasitas penuh stadion Gelora Bung Karno.
Ketika seseorang didiagnosa memiliki PJB, hal tersebut berarti orang itu memiliki kondisi kelainan pada struktur dan fungsi jantung yang sudah ada sejak lahir.
Baca Juga: 5 Makanan Sehat untuk Jantung, Bagus Dikonsumsi Harian
Untuk spektrum akhir PJB sangat luas, ada yang meninggal sesaat setelah lahir, ada juga yang bertahan hidup sampai di atas 60 tahun.
Ada yang langsung bergejala saat lahir, ada yang baru muncul gejala saat usia tertentu (usia dewasa), ada yang tidak bergejala sampai sembuh spontan.
Merujuk dari Kemenkes, Rabu (28/9/2022), di Indonesia terdapat 4 bayi lahir dengan kondisi seperti ini setiap jamnya. Dan dari setiap 1000 penduduk terdapat 6 orang yang menderita PJB.
Kemudian, setiap tahunnya jumlah penderitanya meningkat 5 persen, atau setara dengan kapasitas penuh stadion Gelora Bung Karno.
Ketika seseorang didiagnosa memiliki PJB, hal tersebut berarti orang itu memiliki kondisi kelainan pada struktur dan fungsi jantung yang sudah ada sejak lahir.
Baca Juga: 5 Makanan Sehat untuk Jantung, Bagus Dikonsumsi Harian
Untuk spektrum akhir PJB sangat luas, ada yang meninggal sesaat setelah lahir, ada juga yang bertahan hidup sampai di atas 60 tahun.
Ada yang langsung bergejala saat lahir, ada yang baru muncul gejala saat usia tertentu (usia dewasa), ada yang tidak bergejala sampai sembuh spontan.