5 Syarat Diterimanya Taubat, Ini Penjelasan Ustaz Abduh Tausikal
Andi Muhammad
Rabu, 05 Oktober 2022 - 09:01 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Bertaubat merupakan perintah Allah Ta'ala yang ditunjukan secara teus menerus. Terutama bagi siapapun yang ingin diampuni segala dosa-dosa yang telah diperbuatnya.
Lantas bagaimana syarat-syarat dalam bertaubat? Pendakwah, Ustaz Muhammad Abduh Tausikal menjelaskan terdapat lima syarat-syarat diterimanya taubat, pertama ikhlas.
Bertaubat dengan ikhlas kepada Allah Ta'ala menjadi syarat karena taubat merupakan salah satu amalan keta'atan. Hal tersebut menurutnya, sebagaimana yang terdapat dalam penggalan Surat Al Bayyinah Ayat 5, Allah Ta'ala berfirman:
وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآء
Artinya: "Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama."
"Taubat itu adalah ibadah, maka harus diawali dengan ikhlas, jadi seseorang yang hendak taubat bukan karena uang, kekuasaan, dan lainnya. Namun dia taubat murni ikhlas karena Allah Ta'ala," kata Ustaz Tausikal dalam tayangan YouTube Rumaysho TV, dikutip Rabu (5/10/2022).
Kedua, menyesali dosa yang telah lalu sehingga menurutnya, menyesal juga menjadi syarat. Artinya ketika seseorang bertaubat, dia tidak senang dengan dosa yang telah dia lakukan dahulu.
Lantas bagaimana syarat-syarat dalam bertaubat? Pendakwah, Ustaz Muhammad Abduh Tausikal menjelaskan terdapat lima syarat-syarat diterimanya taubat, pertama ikhlas.
Bertaubat dengan ikhlas kepada Allah Ta'ala menjadi syarat karena taubat merupakan salah satu amalan keta'atan. Hal tersebut menurutnya, sebagaimana yang terdapat dalam penggalan Surat Al Bayyinah Ayat 5, Allah Ta'ala berfirman:
وَمَآ أُمِرُوٓا۟ إِلَّا لِيَعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ ٱلدِّينَ حُنَفَآء
Artinya: "Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama."
"Taubat itu adalah ibadah, maka harus diawali dengan ikhlas, jadi seseorang yang hendak taubat bukan karena uang, kekuasaan, dan lainnya. Namun dia taubat murni ikhlas karena Allah Ta'ala," kata Ustaz Tausikal dalam tayangan YouTube Rumaysho TV, dikutip Rabu (5/10/2022).
Kedua, menyesali dosa yang telah lalu sehingga menurutnya, menyesal juga menjadi syarat. Artinya ketika seseorang bertaubat, dia tidak senang dengan dosa yang telah dia lakukan dahulu.