home lifestyle muslim

Dialami Korban Tragedi Kanjuruhan, Ini Risiko Pendarahan Mata

Selasa, 11 Oktober 2022 - 12:39 WIB
Korban Tragedi Kanjuruhan yang mengalami pendarahan pada mata. Foto: Instagram/Akmal Marhali.
Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF)mengunjungi sejumlah korban luka Tragedi Kanjuruhan. Hampir sebagian besar korban mengalami pendarahan di dalam mata akibat paparan gas air mata.

Salah satu Anggota TGIPF, Akmal Marhalie mengatakan, hampir seluruh bagian sklera (bagian putih) mata korban Tragedi Kanjuruhan berwarna merah akibat pendarahan tersebut.

Baca juga:Polri: Gas Air Mata Tak Sebabkan Kematian, Sama Seperti Kena Sabun

"Saya menemui Fabianca Cheendy Chairun Nisa (14 tahun) yang mengalami pendarahan dalam mata, sesak napas, dan batuk-batuk. Matanya sampai detik ini tidak ada warna putihnya," ujar Akmal, dikutip dari akun Instagramnya, Selasa (11/10/2022).

Lantas apa saja risiko pendarahan di mata bagi penglihatan dan bagaimana pengobatannya? Berikut pembahasannya.

Warna merah yang menutupi sklera mata disebabkan oleh pembuluh darah rusak yang melibatkan lapisan jaringan di permukaan luar. Pendarahan di mata disebut dengan Subkonjungtiva.

Melansir dari WebMD, Selasa (11/10/2022), pendarahan Subkonjungtiva disebabkan oleh pembuluh darah yang pecah. Meski terlihat menakutkan, dampak Subkonjungtiva biasanya tidak berbahaya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya