Teladan Rasulullah SAW Ubah Krisis Jadi Peluang
Muhajirin
Kamis, 13 Oktober 2022 - 16:13 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Umat Islam saat ini membutuhkan satu model pendekatan baru untuk meneladani Nabi Muhammad SAW dalam situasi dan kondisi krisis seperti sekarang. Takzim atau mengagumi Rasulullah SAW, harus diikuti langkah meneladani lebih jauh apa yang telah diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta dalam webinar bertajuk 'Teladan Nabi Muhammad SAW, Pemimpin Teragung Sepanjang Zaman’, Rabu (12/10/2022) sore.
"Kita mengaguminya dan kita begitu mencintainya, tetapi kok susah betul masyarakat kita meneladani Beliau. Sehingga kita membutuhkan satu model pendekatan baru, bukan karena takzim saja," kata Anis Matta.
Baca Juga:Solusi Jitu Rasulullah Atasi Krisis Ekonomi di Madinah
Pendekatan baru itu, menurut Anis Matta, adalah dengan mencari persamaan situasi krisis yang dihadapi Nabi Muhammad SAW ketika itu, dengan situasi krisis yang dihadapi umat Islam sekarang.
"Sebagai pemimpin dunia, Beliau telah mengajarkan bagaimana cara melewati dan menyelesaikan krisis, tidak hanya krisis ekonomi, tapi juga krisis militer dan krisis geopolitik," katanya.
Dengan konteks mencari persamaan itu, maka Umat Islam dapat keluar dari krisis, sekaligus juga meneladani perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin teragung sepanjang zaman.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta dalam webinar bertajuk 'Teladan Nabi Muhammad SAW, Pemimpin Teragung Sepanjang Zaman’, Rabu (12/10/2022) sore.
"Kita mengaguminya dan kita begitu mencintainya, tetapi kok susah betul masyarakat kita meneladani Beliau. Sehingga kita membutuhkan satu model pendekatan baru, bukan karena takzim saja," kata Anis Matta.
Baca Juga:Solusi Jitu Rasulullah Atasi Krisis Ekonomi di Madinah
Pendekatan baru itu, menurut Anis Matta, adalah dengan mencari persamaan situasi krisis yang dihadapi Nabi Muhammad SAW ketika itu, dengan situasi krisis yang dihadapi umat Islam sekarang.
"Sebagai pemimpin dunia, Beliau telah mengajarkan bagaimana cara melewati dan menyelesaikan krisis, tidak hanya krisis ekonomi, tapi juga krisis militer dan krisis geopolitik," katanya.
Dengan konteks mencari persamaan itu, maka Umat Islam dapat keluar dari krisis, sekaligus juga meneladani perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin teragung sepanjang zaman.