Purnabakti Gubernur DKI, Ini Capaian Anies Baswedan
Muhajirin
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 18:45 WIB
Anies Baswedan saat dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober 2017 (Dok Setkab)
Anies Rasyid Baswedan purnabakti sebagai Gubernur DKI Jakarta per Ahad (16/10/2022). Mantan Mendikbud itu sudah mengangkut barang-barang pribadi dari ruang kerjanya di Balai Kota DKI Jakarta sejak pekan lalu.
Presiden Joko Widodo melantik Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Jakarta, pada 16 Oktober 2017. Sejak saat itu, dia mulai melakukan transformasi membenahi berbagai isu dan tantangan yang ada di DKI Jakarta.
Dalam laporan kinerja Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, Anies menghadapi ragam isu saat pertama kali duduk sebagai gubernur. Mulai masalah kemacetan tinggi yang mencapai 16 juta motor dan 3,5 juta mobil, ketimpangan dan segregasi sosial, hingga kota paling berpolusi dan banjir besar periodik.
Pada awal periode, Anies menghadapi berbagai permasalahan seperti masalah biaya hidup tinggi, kesehatan, pendidikan, dan lapangan pekerjaan. Dia lalu merumuskan akar permasalahan dengan man-made disaster over natural disaster.
Baca Juga: Heru Budi jadi Pj Gubernur DKI, Anies Siap Dukung Total
Mulai dari car oriented development (urban sprawl), tidak terpenuhinya pelayanan dasar (pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, air bersih, perumahan, dll), dan mismanajemen lingkungan hidup.
Presiden Joko Widodo melantik Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Jakarta, pada 16 Oktober 2017. Sejak saat itu, dia mulai melakukan transformasi membenahi berbagai isu dan tantangan yang ada di DKI Jakarta.
Dalam laporan kinerja Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, Anies menghadapi ragam isu saat pertama kali duduk sebagai gubernur. Mulai masalah kemacetan tinggi yang mencapai 16 juta motor dan 3,5 juta mobil, ketimpangan dan segregasi sosial, hingga kota paling berpolusi dan banjir besar periodik.
Pada awal periode, Anies menghadapi berbagai permasalahan seperti masalah biaya hidup tinggi, kesehatan, pendidikan, dan lapangan pekerjaan. Dia lalu merumuskan akar permasalahan dengan man-made disaster over natural disaster.
Baca Juga: Heru Budi jadi Pj Gubernur DKI, Anies Siap Dukung Total
Mulai dari car oriented development (urban sprawl), tidak terpenuhinya pelayanan dasar (pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, air bersih, perumahan, dll), dan mismanajemen lingkungan hidup.