Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home global news detail berita

Negara Hadir, Sweeping Minggir: Catatan untuk Gubernur Jakarta Jelang Ramadhan

tim langit 7 Ahad, 15 Februari 2026 - 17:26 WIB
Negara Hadir, Sweeping Minggir: Catatan untuk Gubernur Jakarta Jelang Ramadhan
Oleh: Anwar Abbas

LANGIT7.ID-Menjelang momentum hari-hari besar keagamaan, diskursus mengenai ketertiban umum dan kenyamanan beribadah kerap mencuat di Jakarta. Satu hal yang perlu ditegaskan kepada Gubernur Jakarta adalah tidak perlu ada lagi aksi sweeping atau penertiban sepihak oleh kelompok masyarakat dalam setiap perayaan dan pelaksanaan ibadah di hari suci masing-masing agama. Mengapa? Karena pemerintah mutlak harus hadir untuk mengaturnya.

Logika mendasarnya sederhana: aksi sweeping menjadi tidak relevan ketika pemerintah, jauh sebelum bulan puasa atau hari raya lainnya, telah aktif mensosialisasikan dan memberi pengertian kepada rakyat tentang urgensi sikap saling menghormati.

Esensi Toleransi Timbal Balik

Kerukunan umat beragama dibangun di atas fondasi saling pengertian, bukan ketakutan. Pola ini berlaku universal bagi semua agama di Indonesia. Ketika saudara kita umat Hindu merayakan Nyepi, umat dari agama lain wajib menghormati kepercayaan dan kekhusyukan ibadah mereka. Begitu pula saat Natal tiba, umat agama lain harus menghormati keyakinan dan ibadah umat Kristen dan Katolik.

Siklus penghormatan ini harus berjalan natural dan seterusnya bagi semua agama. Namun, agar kesadaran ini terwujud secara masif dan teratur, peran negara tidak bisa digantikan.

Pemerintah Sebagai Penjamin Kondusivitas

Demi kesuksesan dan kelancaran pelaksanaan ibadah, pemerintah diharapkan hadir secara nyata untuk mendukung sikap saling menghormati tersebut. Ketika otoritas negara berfungsi maksimal dalam menjaga dan memelihara situasi, umat beragama tidak akan merasa terganggu atau merasa perlu mengambil tindakan sendiri.

Tujuannya jelas: agar umat yang sedang merayakan hari sucinya dapat beribadah dengan baik, khusyu, dan tenang. Jika pemerintah sudah menjamin hadirnya kondusivitas situasi sesuai dengan ketentuan agama yang bersangkutan, maka para pemeluk agama atau ormas tidak memiliki alasan lagi untuk melakukan sweeping. Kehadiran negara adalah garansi keamanan dan ketertiban.

Menyongsong Ramadhan yang Teduh

Beberapa hari lagi, umat Islam akan memasuki bulan suci Ramadhan dan berpuasa sebulan penuh. Prinsip yang sama berlaku di sini. Umat Islam tidak perlu melakukan sweeping dan segala macam tindakan penertiban jalanan.

Pemerintah diharapkan sudah hadir mendahului momentum tersebut untuk mengatur situasi dan keadaan. Dengan adanya jaminan pengaturan dari pemerintah, serta berkat kesamaan sikap untuk saling menghormati antar pemeluk agama, umat Islam diharapkan bisa melaksanakan ibadahnya dengan lancar.

Mari kita ciptakan Jakarta yang matang dalam bertoleransi, di mana ketertiban hadir karena kesadaran dan regulasi pemerintah yang tegas, bukan karena aksi sepihak. (Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
TOPIK TERPOPULER
Terpopuler 0 doa
4 snbt
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)