Tafsir: Al-Qur'an Pedoman Hidup Kaum Muslimin dan Seluruh Manusia
Andi Muhammad
Selasa, 18 Oktober 2022 - 14:45 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Al-Qur'an merupakan kitab suci yang diturunkan Allah SWT kepada Rasulullah SAW untuk menyempurnakan agama Islam. Oleh karena itu, Al-Qur'an merupakan Pedoman hidup bagi umat Islam serta membimbing orang-orang terdahulu yang belum mengenal Islam di zaman Rasulullah SAW.
Allah berfirman dalam surat Al-Mu’minun ayat 68:
أَفَلَمْ يَدَّبَّرُوا۟ ٱلْقَوْلَ أَمْ جَآءَهُم مَّا لَمْ يَأْتِ ءَابَآءَهُمُ ٱلْأَوَّلِينَ
Artinya: Maka apakah mereka tidak memperhatikan perkataan (Kami), atau apakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu?
Berdasarkan tafsir Ibnu Katsir pada ayat di atas, Sekretaris Dewan Hisbah Persatuan Islam (Persis), KH Zae Nandang menjelaskan, Al-Qur'an merupakan kitab suci pedoman umat muslim yang harus dipahami isi dan maknanya. Agar tidak tersesat dalam menjalani kehidupan di dunia.
"Tidak adanya kemajuan memelajari secara bertahap kepada Quran yang Agung ini, dan mempelajarinya berulang, tadabur sehingga didapatkan pelajaran yang berharga," jelas KH Zae Nandang dalam kajianya di kanal Persis TV, sikutp Selasa (18/10/2022).
Baca Juga:Tafsir: Syariat Islam Sempurna, Tidak Perlu Ditambah dan Dikurang
Allah berfirman dalam surat Al-Mu’minun ayat 68:
أَفَلَمْ يَدَّبَّرُوا۟ ٱلْقَوْلَ أَمْ جَآءَهُم مَّا لَمْ يَأْتِ ءَابَآءَهُمُ ٱلْأَوَّلِينَ
Artinya: Maka apakah mereka tidak memperhatikan perkataan (Kami), atau apakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka dahulu?
Berdasarkan tafsir Ibnu Katsir pada ayat di atas, Sekretaris Dewan Hisbah Persatuan Islam (Persis), KH Zae Nandang menjelaskan, Al-Qur'an merupakan kitab suci pedoman umat muslim yang harus dipahami isi dan maknanya. Agar tidak tersesat dalam menjalani kehidupan di dunia.
"Tidak adanya kemajuan memelajari secara bertahap kepada Quran yang Agung ini, dan mempelajarinya berulang, tadabur sehingga didapatkan pelajaran yang berharga," jelas KH Zae Nandang dalam kajianya di kanal Persis TV, sikutp Selasa (18/10/2022).
Baca Juga:Tafsir: Syariat Islam Sempurna, Tidak Perlu Ditambah dan Dikurang