Agar Istiqamah di Jalan Allah SWT, UAS: Belajar, Komunitas, dan Nasehat
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 18 Oktober 2022 - 14:17 WIB
Jamaah Masjid Jogokariyan, Yogyakarta. Foto: Langit7/iStock.
Setiap umat Islamyang beriman, memimpikan bisa beristiqamah di jalan Allah SWT. Namun, masih banyak dari mereka yang tidak paham akan aturannya.
Pendakwah, Ustaz Abdul Somad atau akrab disapa UAS mengatakan terdapat tiga aturan untuk tetap istiqamah, pertama adalah belajar atau mencari ilmu.
Baca juga: Mendiang Koh Steven, Mualaf yang Istiqamah Berdakwah Kebaikan
Dia lalu mengisahkan sahabatNabi SAW ketika masuk Islam, yang mereka lakukan adalah belajar.
"Belajar melalui medsos bagus, namun tetap harus hadir dan langsung bertanya. Jangan baca sendiri, dengar sendiri, pahami sendiri simpulkan sendiri, nanti nyasar sendiri. Harus berguru. Siapa yang tidak berguru maka setan gurunya. Baca Alquran saja bisa salah atau keliru apalagi memahami isi Quran, maka itu yang pertama belajar," ujar UAS dikutip dari Instagram Kajian Musyawarah, Selasa (18/10/2022).
Kemudian,komunitas. Menurut UAS, manusia sangat berpengaruh terhadap lingkungan.
"Kalau punya komunitas, komunitas yang ajak kita kepada salat berjamaah, kalau kira-kira keberadaan kita di komunitas itu tidak mendukung iman kita maka keluar," katanya.
Pendakwah, Ustaz Abdul Somad atau akrab disapa UAS mengatakan terdapat tiga aturan untuk tetap istiqamah, pertama adalah belajar atau mencari ilmu.
Baca juga: Mendiang Koh Steven, Mualaf yang Istiqamah Berdakwah Kebaikan
Dia lalu mengisahkan sahabatNabi SAW ketika masuk Islam, yang mereka lakukan adalah belajar.
"Belajar melalui medsos bagus, namun tetap harus hadir dan langsung bertanya. Jangan baca sendiri, dengar sendiri, pahami sendiri simpulkan sendiri, nanti nyasar sendiri. Harus berguru. Siapa yang tidak berguru maka setan gurunya. Baca Alquran saja bisa salah atau keliru apalagi memahami isi Quran, maka itu yang pertama belajar," ujar UAS dikutip dari Instagram Kajian Musyawarah, Selasa (18/10/2022).
Kemudian,komunitas. Menurut UAS, manusia sangat berpengaruh terhadap lingkungan.
"Kalau punya komunitas, komunitas yang ajak kita kepada salat berjamaah, kalau kira-kira keberadaan kita di komunitas itu tidak mendukung iman kita maka keluar," katanya.