Cegah Lonjakan Kasus, Kemenkes Terbitkan Panduan Penanganan Gangguan Ginjal
Ummu hani
Kamis, 20 Oktober 2022 - 08:35 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan menerbitkan Tata Laksana dan Managemen Klinis Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak di Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Panduan ini termaktub dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02./2/I/3305/2022.
Direktur Pelayanan Kesenatan Rujukan, dr. Yanti Herman, mengatakan surat ini diterbitkan guna mencegah lonjakan kasus gangguan ginjal akut misterius yang terjadi pada anak-anak di Indonesia. "Sejumlah antisipasi telah kita lakukan termasuk melakukan fasilitasi dengan menyusun pedoman penatalaksanaan Gagal Ginjal Akut pada Anak," kata dr. Yanti dalam keterangannya, Kamis (20/10/2022).
Baca Juga:Cara Orang Tua Deteksi Dini Gangguan Ginjal Akut pada Anak
Dalam panduan tersebut, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh masyarakat maupun tim medis di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan. Berikut ini isi panduan penanganan gangguan ginjal akut misterius:
1. Gejala Gangguan Ginjal Akut Misterius
Penegakkan diagnosis untuk penyakit gagal ginjal akut pada anak diawali dengan mengamati gejala dan tanda klinis yang dialami. Salah satunya yaitu terjadi penurunan jumlah BAK (oliguria) atau tidak ada sama sekali BAK (anuria).
"Penurunan cepat dan tiba-tiba pada fungsi filtrasi atau penyaringan ginjal. Biasanya ditandai peningkatan konsentrasi kreatinin serum atau azotemia dan penurunan sampai tidak ada sama sekali produksi urine," ungkap dr. Yanti.
Direktur Pelayanan Kesenatan Rujukan, dr. Yanti Herman, mengatakan surat ini diterbitkan guna mencegah lonjakan kasus gangguan ginjal akut misterius yang terjadi pada anak-anak di Indonesia. "Sejumlah antisipasi telah kita lakukan termasuk melakukan fasilitasi dengan menyusun pedoman penatalaksanaan Gagal Ginjal Akut pada Anak," kata dr. Yanti dalam keterangannya, Kamis (20/10/2022).
Baca Juga:Cara Orang Tua Deteksi Dini Gangguan Ginjal Akut pada Anak
Dalam panduan tersebut, ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh masyarakat maupun tim medis di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan. Berikut ini isi panduan penanganan gangguan ginjal akut misterius:
1. Gejala Gangguan Ginjal Akut Misterius
Penegakkan diagnosis untuk penyakit gagal ginjal akut pada anak diawali dengan mengamati gejala dan tanda klinis yang dialami. Salah satunya yaitu terjadi penurunan jumlah BAK (oliguria) atau tidak ada sama sekali BAK (anuria).
"Penurunan cepat dan tiba-tiba pada fungsi filtrasi atau penyaringan ginjal. Biasanya ditandai peningkatan konsentrasi kreatinin serum atau azotemia dan penurunan sampai tidak ada sama sekali produksi urine," ungkap dr. Yanti.