Pesantren Ini Ajarkan Bahasa Mandarin hingga Kirim Santri Kuliah ke Cina
Muhajirin
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 17:31 WIB
Kelas bahasa mandarin di Ponpes Nurul Jadid bersama guru native dari Cina (Dok Nurul Jadid)
Pondok pesantren biasanya identik dengan bahasa Arab. Namun, di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo Jawa Timur, juga mengajarkan bahasa Mandarin kepada para santrinya.
Sejak 2004, Bahasa Mandarin mulai diajarkan kepada para santri yang bersekolah di SMA Nurul Jadid jurusan bahasa. Awalnya, Nurul Jadid mengutus seorang ustadz belajar bahasa Mandarin ke Klenteng yang ada di Probolinggo. Pelajaran dari sana lalu diajarkan kepada para santri.
Hingga pada 2006, ada bantuan pengajar native dari Tiongkok atas bantuan Lembaga Koordinasi Pengembangan Bahasa Tionghoa (LKPBT) Jawa Timur.
Baca Juga: Ini Kewajiban Santri Setelah Lulus dari Pesantren
Aktivitas belajar-mengajar bahasa Mandarin di Nurul Jadid ini rupanya menyita perhatian banyak pihak. Salah satunya ketua Yayasan Rukun Harapan Jember, Anwar Sausan. Anwar datang ke pondok tersebut untuk belajar metode pembelajaran bahasa Mandarin kepada para santri.
Sejak 2004, Bahasa Mandarin mulai diajarkan kepada para santri yang bersekolah di SMA Nurul Jadid jurusan bahasa. Awalnya, Nurul Jadid mengutus seorang ustadz belajar bahasa Mandarin ke Klenteng yang ada di Probolinggo. Pelajaran dari sana lalu diajarkan kepada para santri.
Hingga pada 2006, ada bantuan pengajar native dari Tiongkok atas bantuan Lembaga Koordinasi Pengembangan Bahasa Tionghoa (LKPBT) Jawa Timur.
Baca Juga: Ini Kewajiban Santri Setelah Lulus dari Pesantren
Aktivitas belajar-mengajar bahasa Mandarin di Nurul Jadid ini rupanya menyita perhatian banyak pihak. Salah satunya ketua Yayasan Rukun Harapan Jember, Anwar Sausan. Anwar datang ke pondok tersebut untuk belajar metode pembelajaran bahasa Mandarin kepada para santri.