Siswa Muslim di Prancis Sulit Dapat Makanan Halal di Kafetaria Sekolah
Fifiyanti Abdurahman
Senin, 24 Oktober 2022 - 09:00 WIB
Ilustrasi makanan kafetaria sekolah. Foto: LANGIT7/iStock
Ketersediaan makanan halal di sekolah Prancis menjadi masalah yang sering luput dari perhatian media. Beberapa walikota di negara ini memutuskan tidak tidak menawarkan menu alternatif di kafetaria sekolah berdasarkan versi sekularisme mereka.
Seperti di Tassin-la-Demi-Lune, sebuah komune di pinggiran Lyon, program makan siang sekolah hanya menawarkan satu menu saja. Sehingga saat satu-satunya makanan yang ditawarkan mengandung daging babi, siswa Muslim dan Yahudi kesulitan mendapatkan makanan halal.
Baca juga: Mahasiswa Non Muslim di AS Ajak Mahasiswa Muslim Makan Siang Rayakan Lebaran
Mengatasi masalah tersebut, sejumlah walikota mengusulkan menu vegetarian, dengan alasan masalah lingkungan.
Walikota pun memberikan pilihan kepada orang tua dengan tiga kemungkinan menu: daging, ikan, atauvegetarian. Balai Kota Grenoble meminta orang tua untuk memilih menu yang mereka inginkan, dan 94% memilih menu ikan atau daging sapi/ayam.
Penting untuk dicatat bahwa anak-anak di sekolah tersebut diizinkan untuk memilih makanan mereka, tidak seperti walikota lain yang percaya bahwa sekularisme berarti memberikan pilihan anak-anak Muslim dan Yahudi makan babi atau kelaparan.
Reaksi Keras Orang Tua Siswa Muslim
Seperti di Tassin-la-Demi-Lune, sebuah komune di pinggiran Lyon, program makan siang sekolah hanya menawarkan satu menu saja. Sehingga saat satu-satunya makanan yang ditawarkan mengandung daging babi, siswa Muslim dan Yahudi kesulitan mendapatkan makanan halal.
Baca juga: Mahasiswa Non Muslim di AS Ajak Mahasiswa Muslim Makan Siang Rayakan Lebaran
Mengatasi masalah tersebut, sejumlah walikota mengusulkan menu vegetarian, dengan alasan masalah lingkungan.
Walikota pun memberikan pilihan kepada orang tua dengan tiga kemungkinan menu: daging, ikan, atauvegetarian. Balai Kota Grenoble meminta orang tua untuk memilih menu yang mereka inginkan, dan 94% memilih menu ikan atau daging sapi/ayam.
Penting untuk dicatat bahwa anak-anak di sekolah tersebut diizinkan untuk memilih makanan mereka, tidak seperti walikota lain yang percaya bahwa sekularisme berarti memberikan pilihan anak-anak Muslim dan Yahudi makan babi atau kelaparan.
Reaksi Keras Orang Tua Siswa Muslim