home lifestyle muslim

Pakar Farmasi UGM Duga Ada Penyebab Lain Gangguan Ginjal Akut

Senin, 24 Oktober 2022 - 14:15 WIB
Pakar Farmasi UGM Duga Ada Penyebab Lain Gangguan Ginjal Akut. Foto: Langit7.id/iStock.
Kasus gangguan ginjal akut misterius di Indonesia kian meningkat, diduga akibat obat sirop mengandung cemaran etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG). Namun, pakar Farmasi UGM menduga ada kemungkinan lain penyebab dari penyakit ini.

Kepala Laboraturium Teknologi Farmasi UGM, Saifullah Sulaiman mengatakan, industri obat sudah pasti tidak akan menggunakan kedua bahan tersebut karena sudah diketahui toksisitasnya.

"Dua material ini secara langsung sudah dilarang digunakan dalam dunia farmasi. Jadi yang ada, cemaran itu berasal dari impurities, dari propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin," ujar Saifullah, dalam webinar Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak di Indonesia, dikutip Senin (24/10/2022).

Baca Juga:Mengenal Fomepizole, Penawar Gangguan Ginjal Akut yang Dipesan Menkes

Belum lama, BPOM menetapkan lima obat sirop yang beredar di Indonesia mengandung EG dan DEG, yakni Termorex Sirop, Flurin DMP, Unibebi Cough, Unibebi Demam, dan Unibebi Demam Drops.

Saifullah mengatakan, berdasarkan data dari BPOM, hasil uji coba cemaran EG tersebut belum dapat mendukung kesimpulan penggunaan obat sirop memiliki keterkaitan dengan kejadian gangguan ginjal akut.

"Jadi belum dapat disimpulan EG penyebab gangguan ginjal akut. Ada beberapa faktor risiko penyebab kejadian gangguan ginjal akut, seperti infeksi virus, bakteri Leptospira, dan multisystem inflammatory syndrome in children (MIS-C) atau sindrom peradangan multi sistem pasca Covid-19," tutur Saifullah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
bpom farmasi gagal ginjal penyakit ginjal gangguan ginjal
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya