Kandungan Surat Al-Ashr: Muslim Harus Adaptif dengan Perkembangan Zaman
Andi Muhammad
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 16:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Surat Al-Ashr merupakan surat pendek yang memiliki makna mendalam. Makna utama dari surah ke-103 dalam Al Quran ini adalah ajakan agar umat Islam selalu aktual dan adaptif terhadap perkembangan zaman dan tempat.
Berikut firman Allah dalam surat Al-Ashr:
وَالۡعَصۡرِۙا . اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَفِىۡ خُسۡرٍۙ . ِلَّا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوۡا بِالۡحَقِّ ۙ وَتَوَاصَوۡا بِالصَّبۡرِ
Artinya: Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.
“Al-Ashr itu bisa disebut sebut ayat modernitas, ayat kemodernan, yang menghadirkan iman dan amal salih untuk kehidupan dan peradaban yang bukan hanya sesuai tuntutan zaman tapi mewarnai zaman, bahkan mengarahkan zaman,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir dikutip laman Muhammadiyah, Jumat (28/10/2022).
Baca Juga:Tanah Karo, Saksi Kisah Perjuangan Dai dan Minoritas Muslim
Haedar menjelaskan, dengan kandungan dan makna surat Al-Ashr ini, Rasulullah mengubah bangsa Arab yang sebelumnya penyembah berhala menjadi umat Islam yang memurnikan tauhid. Tak hanya itu, namun turut membangun tatanan sosial kebangsaan yang berkeadaban mulia.
Berikut firman Allah dalam surat Al-Ashr:
وَالۡعَصۡرِۙا . اِنَّ الۡاِنۡسَانَ لَفِىۡ خُسۡرٍۙ . ِلَّا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَ عَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوۡا بِالۡحَقِّ ۙ وَتَوَاصَوۡا بِالصَّبۡرِ
Artinya: Demi masa. Sungguh, manusia berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.
“Al-Ashr itu bisa disebut sebut ayat modernitas, ayat kemodernan, yang menghadirkan iman dan amal salih untuk kehidupan dan peradaban yang bukan hanya sesuai tuntutan zaman tapi mewarnai zaman, bahkan mengarahkan zaman,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir dikutip laman Muhammadiyah, Jumat (28/10/2022).
Baca Juga:Tanah Karo, Saksi Kisah Perjuangan Dai dan Minoritas Muslim
Haedar menjelaskan, dengan kandungan dan makna surat Al-Ashr ini, Rasulullah mengubah bangsa Arab yang sebelumnya penyembah berhala menjadi umat Islam yang memurnikan tauhid. Tak hanya itu, namun turut membangun tatanan sosial kebangsaan yang berkeadaban mulia.