Anwar Abbas Soroti Sifat Hedonis Para Pejabat
Andi Muhammad
Senin, 31 Oktober 2022 - 18:15 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas mengatakan, hidup foya-foya yang bersifat pamer tidak sepatutnya dilakukan oleh pejabat negara. Sifat pamer itu tergolong riya bahkan juga pejabat dengan sifat seperti itu cenderung mengisyaratkan bahwa diri mereka hebat.
“Mereka naik jabatan dan memamerkan hal itu. Sedangkan pamer itu ya sikap sombong, dilarang itu dalam Islam,” kata Anwar Abbas dikutip laman Muhammadiyah, Senin (31/10/2022).
Menurut dia, sifat tersebut hanyalah sebuah hedonis semata yang tidak ada manfaatnya kepada masyarakat. Dengan demikian, sifat tersebut dapat menimbulkan berbagai macam pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai harta yang diraih.
Baca Juga:Guru Besar Paramadina Sebut Demokrasi Bukan Milik Elite
“Jika dibuka, penghasilan mereka tidak terlalu besar, bahkan dengan gaya hidup yang mewah begitu, gaji mereka hitungannya sangat kecil,” ujarnya.
Sikap hedonis, kata dia, mampu memicu atau menjerumuskan siapapun untuk melakukan penyimpangan yang dilarang dalam agama, seperti mencuri, korupsi atau melakukan kejahatan yang merugikan orang lain.
Mengutip sebuah hadis, Anwar Abbas mengatakan, ketika orang mencuri maka iman dalam dirinya hilang. Oleh karena itu, apapun jabatan yang tengah diemban seyogyanya tidak meninggalkan perintah dan larangan di dalam agama mereka. Sebab, agama merupakan tuntunan ke arah kesederhanaan dan kewajaran.
“Mereka naik jabatan dan memamerkan hal itu. Sedangkan pamer itu ya sikap sombong, dilarang itu dalam Islam,” kata Anwar Abbas dikutip laman Muhammadiyah, Senin (31/10/2022).
Menurut dia, sifat tersebut hanyalah sebuah hedonis semata yang tidak ada manfaatnya kepada masyarakat. Dengan demikian, sifat tersebut dapat menimbulkan berbagai macam pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai harta yang diraih.
Baca Juga:Guru Besar Paramadina Sebut Demokrasi Bukan Milik Elite
“Jika dibuka, penghasilan mereka tidak terlalu besar, bahkan dengan gaya hidup yang mewah begitu, gaji mereka hitungannya sangat kecil,” ujarnya.
Sikap hedonis, kata dia, mampu memicu atau menjerumuskan siapapun untuk melakukan penyimpangan yang dilarang dalam agama, seperti mencuri, korupsi atau melakukan kejahatan yang merugikan orang lain.
Mengutip sebuah hadis, Anwar Abbas mengatakan, ketika orang mencuri maka iman dalam dirinya hilang. Oleh karena itu, apapun jabatan yang tengah diemban seyogyanya tidak meninggalkan perintah dan larangan di dalam agama mereka. Sebab, agama merupakan tuntunan ke arah kesederhanaan dan kewajaran.
(zhd)