Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 30 April 2026
home global news detail berita

Guru Besar Paramadina Sebut Demokrasi Bukan Milik Elite

mahmuda attar hussein Senin, 31 Oktober 2022 - 10:00 WIB
Guru Besar Paramadina Sebut Demokrasi Bukan Milik Elite
Guru Besar Universitas Paramadina. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Guru Besar Universitas Paramadina Prof Didin S Damanhuri menyebut demokrasi semestinya menjadi bagian dari politik nasional, bukan milik kaum elite.

Dia menekankan, nilai-nilai kebangsaan yang luhur mesti bisa diterima oleh semua kelompok kepentingan. Juga harus diagregasikan menjadi kepentingan nasional dan diimplementasikan dalam kehidupan masyarakat.

"Penurunan kualitas demokrasi akibat perkembangan politik dan kebebasan, menyebabkan demokrasi hanya berorientasi pada prosedural semata. Untuk itu, demokrasi diharapkan dapat diperkuat agar kembali substantif," kata dia dalam orasi ilmiah di Wisuda Universitas Paramadina, Sabtu (29/10/2022) lalu.

Baca Juga: Guru Besar Paramadina: Pesan-pesan dalam Al-Qur'an Imbau Persatuan

Kendati demikian, dia tidak menafikan bahwa transformasi masyarakat terkait demokrasi membutuhkan proses. Seperti Eropa yang butuh waktu selama 250 tahun, Amerika Serikat 150 tahun, Jepang 100 tahun, dan Korea 75 tahun.

"Sementara Indonesia secara normal baru dimulai sejak tahun 2004," katanya.

Guna mewujudkan hal itu, lanjut dia, perlu dilakukan revisi Undang-Undang (UU) partai politik. Menurutnya, partai politik harus dibiayai APBN agar menghindari praktik korupsi dan benar-benar bersih.

Termasuk revisi UU Perekonomian, seperti UU Bank Indonesia, Perbankan, Pasar Modal, Lalu Lintas Devisa, Hilirisasi SDA, dan ada Payung UU Perekonomian Nasional.

Lebih lanjut, dia juga menyarankan agar peran KPK kembali diperkuat sebagai lembaga anti korupsi yang independen, kredibel, dan profesional. Serta tidak dipengaruhi oleh kepentingan politik tertentu.

"Organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis merupakan cikal bakal civil society. Dengan membawa Islam moderat yang rahmatan lil 'alamin, memberikan warna kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia," katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 30 April 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:50
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)