home lifestyle muslim

Nomorsatukan Kebahagiaan Orang Lain, Ustaz: Bagus, Asal Tak Berlebihan

Kamis, 03 November 2022 - 16:18 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Dalam definisinya, people pleaseradalah sebutan bagi orang yang ingin atau mementingkan kesenangan dan kebahagiaan orang lain dibanding dirinya sendiri. Sekilas people pleaser setipe dengan "yes man".

Lalu bagaimana Islam memandang people pleaser?

Pimpinan Majelis Munajat Fuzhla Indonesia, Ustaz Muhammad Muslih Aziz mengatakan sikap lebih mementingkan kebahagiaan orang lain daripada diri sendiri merupakan hal yang bagus, asalkan tidak dilakukan secara berlebihan.

Baca juga: Mengenal People Pleaser dan Penyebabnya

"Masing-masing orang mempunyai sikap terhadap dirinya dan orang di luar dirinya. Dalam suasana psikologis ada orang yang menganggap dirinya bahagia ketika menolong orang. Dia bahagia ketika melihat orang bahagia tidak peduli dengan dirinya. Dia mengambil filosofi bahwa bahagia adalah dengan membahagiakan orang," ujar Ustaz Muslih Langit7, Kamis (3/11/2022).

Dia lalu mengatakan Nabi Muhammad SAW tidak pernah berpikir tentang dirinya. Maka itu, merupakan hal baik jika Anda juga berpikir tentang orang lain.

"Bahasa lainnya, kalau kita berorientasi untuk akhirat, maka dunia akan ikut. Kalau kita hanya fokus kepada dunia maka jangan harap mendapatkan akhirat, tetapi kalau kita fokus dengan akhirat dunia akan ikut," katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
people pleaser pandangan islam pencari kebahagiaan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya