Materi Khutbah Rasulullah SAW Ketika Terjadi Gerhana
Redaksi
Selasa, 08 November 2022 - 14:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) mengimbau umat muslim di Indonesia untuk melaksanakan salat gerhana, pada waktu yang disunnahkan oleh Rasulullah Saw. Imbauan ini merujuk hasil perhitungan Dewan Hisab dan Rukyat PP Persis, sehubung dengan kejadian Gerhana Bulan Total (GBT) Selasa (8/11/2022) malam.
Oleh: Ustaz Dede Ridwan
Terdapat delapan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim terkait dengan materi khutbah Rasulullah saw ketika terjadi gerhana, sebagai berikut:
1. Meluruskan keyakinan menyimpang di tengah-tengah masyarakat terkait dengan peristiwa gerhana
Rasulullah saw bersabda:
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ وَإِنَّهُمَا لَا يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ
Artinya: Sesungguhnya matahari dan bulan adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah Swt, tidak terjadi gerhana (Matahari dan Bulan) karena kematian atau kehidupan seseorang). (HR Muslim: 1499 dari A`isyah radiallahu anhu).
Oleh: Ustaz Dede Ridwan
Terdapat delapan hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim terkait dengan materi khutbah Rasulullah saw ketika terjadi gerhana, sebagai berikut:
1. Meluruskan keyakinan menyimpang di tengah-tengah masyarakat terkait dengan peristiwa gerhana
Rasulullah saw bersabda:
إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ وَإِنَّهُمَا لَا يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ
Artinya: Sesungguhnya matahari dan bulan adalah sebagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah Swt, tidak terjadi gerhana (Matahari dan Bulan) karena kematian atau kehidupan seseorang). (HR Muslim: 1499 dari A`isyah radiallahu anhu).