Presiden Jokowi dan Muhamad bin Zayed Resmikan Masjid di Solo
Mahmuda attar hussein
Senin, 14 November 2022 - 08:35 WIB
Presiden Jokowi dan Muhamad bin Zayed Resmikan Masjid di Solo. (Foto: Istimewa).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Presiden Persatuan Emirat Arab Syekh Muhamad bin Zayed Al Nahyan meresmikan Masjid Raya Syekh Zayed di Solo.
Rumah ibadah seluas 3 haktare ini berdiri di wilayah Gilingan, Banjarsari. Masjid tersebut mampu menampung 12.000 jamaah.
Bangunan utama masjid seluas 8.400 m2 dengan area landscape seluas 24.600 m2 dan dilengkapi lahan parkir seluas 3.500 m2.
Baca Juga: Masjid Kuno di Tenggarong, Saksi Sejarah Pertempuran Kutai dengan Inggris
Terdapat 4 menara yang menjulang, Kubah utama yang dikelilingi kubah-kubah kecil. Masjid Raya Syekh Zayed ini dihiasi ornamen khas Timur Tengah. Namun tetap ada paduan gaya Indonesia di beberapa lokasi.
Masjid ini merupakan pemberian dari Presiden PEA yang saat dimulai pembangunan masih menjabat sebagai Putra Mahkota Abu Dhabi sekaligus Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata PEA.
Pemerintah Indonesia menyediakan lahan milik negara dan pembangunan dilakukan oleh PT. Waskita Karya sebagai pemenang tender yang memulai kontrak sejak Mei 2021 – Agustus 2022 senilai 19 juta Dollar.
Rumah ibadah seluas 3 haktare ini berdiri di wilayah Gilingan, Banjarsari. Masjid tersebut mampu menampung 12.000 jamaah.
Bangunan utama masjid seluas 8.400 m2 dengan area landscape seluas 24.600 m2 dan dilengkapi lahan parkir seluas 3.500 m2.
Baca Juga: Masjid Kuno di Tenggarong, Saksi Sejarah Pertempuran Kutai dengan Inggris
Terdapat 4 menara yang menjulang, Kubah utama yang dikelilingi kubah-kubah kecil. Masjid Raya Syekh Zayed ini dihiasi ornamen khas Timur Tengah. Namun tetap ada paduan gaya Indonesia di beberapa lokasi.
Masjid ini merupakan pemberian dari Presiden PEA yang saat dimulai pembangunan masih menjabat sebagai Putra Mahkota Abu Dhabi sekaligus Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata PEA.
Pemerintah Indonesia menyediakan lahan milik negara dan pembangunan dilakukan oleh PT. Waskita Karya sebagai pemenang tender yang memulai kontrak sejak Mei 2021 – Agustus 2022 senilai 19 juta Dollar.