Khazanah Islam di Nusantara
Ulama Nusantara Tak Hanya Menulis Tentang Agama tapi juga Sains dan Teknologi
Muhajirin
Senin, 14 November 2022 - 09:25 WIB
ilustrasi kitab karya ulama (foto: langit7.id/istock)
Ulama-ulama di Nusantara pada abad ke-19 ternyata tak hanya menulis kitab-kitab bertema agama seputar fikih, tafsir, dan akidah yang biasa disebut kitab kuning. Mereka juga menulis kitab atau naskah tentang ilmu sains, matematika, astronomi, hingga teknologi.
Pakar Filologi Islam, Ahmad Ginanjar Syaban, mengatakan, wilayah Nusantara bukan hanya wilayah yang kaya akan sumber daya alam, tapi juga memiliki kekayaan budaya, bahasa, hingga suku.
“Tetapi, wilayah Nusantara ini juga adalah wilayah yang kaya dengan peninggalan warisan intelektual tertulisnya atau yang kita kenal dengan istilah turats,” kata Ginanjar melalui diskusi daring berjudul 'Khazanah Intelektual Islam di Wilayah Nusantara' pada April 2021 lalu.
Baca Juga: 3 Ulama Indonesia Pernah Jadi Imam Besar Masjidil Haram
Ginanjar mencontohkan, pada 1889 M terdapat sebuah katalog yang menghimpun kitab-kitab karangan ulama Nusantara yang tersimpan di perpustakaan kenegaraan Mesir
Pakar Filologi Islam, Ahmad Ginanjar Syaban, mengatakan, wilayah Nusantara bukan hanya wilayah yang kaya akan sumber daya alam, tapi juga memiliki kekayaan budaya, bahasa, hingga suku.
“Tetapi, wilayah Nusantara ini juga adalah wilayah yang kaya dengan peninggalan warisan intelektual tertulisnya atau yang kita kenal dengan istilah turats,” kata Ginanjar melalui diskusi daring berjudul 'Khazanah Intelektual Islam di Wilayah Nusantara' pada April 2021 lalu.
Baca Juga: 3 Ulama Indonesia Pernah Jadi Imam Besar Masjidil Haram
Ginanjar mencontohkan, pada 1889 M terdapat sebuah katalog yang menghimpun kitab-kitab karangan ulama Nusantara yang tersimpan di perpustakaan kenegaraan Mesir