Al-Quran kerap diseret ke gelanggang sains modern. Padahal, wahyu tidak diturunkan untuk menjelaskan teori ilmiah, melainkan menuntun manusia membaca semesta sebagai tanda kebesaran Tuhan.
Perbandingan kisah penciptaan dalam Qur'an dan Bibel kerap dianggap serupa. Namun telaah ilmiah menunjukkan selisih besar: Qur'an menyajikan potongan konsep, bukan narasi tunggal seperti Bibel.
Pengenalan terhadap manusia tidak bisa hanya melalui pendekatan biologi, psikologi, atau filsafat saja. Harus ada ruang untuk wahyu, sebagai sumber pengetahuan yang mengarahkan manusia pada hakikat tertingginya.
Pandangan terhadap persoalan-persoalan ilmiah silih berganti, bukan saja dalam lapangan pembahasan satu ilmu saja, tetapi terutama juga dalam teori-teori setiap cabang ilmu pengetahuan.
Kementerian Agama (Kemenag) kembali membuka beasiswa non-gelar untuk santri pada 3 September 2024 hingga 7 September 2024. Beasiswa kali ini berupa Program Penulisan Karya Ilmiah
Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas) ke-37 akan berlangsung 16-22 Oktober 2024 mendatang. Universitas Airlangga (Unair) menjadi tuan rumah kompetisi ilmiah bergengsi
Ulama-ulama di Nusantara pada abad ke-19 ternyata tak hanya menulis kitab-kitab bertema agama seputar fikih, tafsir, dan akidah yang biasa disebut kitab kuning. Mereka juga menulis kitab atau naskah tentang ilmu sains, matematika, astronomi, hingga teknologi.
Z-Library dimulai pada tahun 2009 sebagai platform berbagi file gratis untuk teks akademik dan artikel jurnal ilmiah. Situs ini awalnya bertindak sebagai cermin untuk Library Genesis (Libgen).
Mereka hanya hidup di atas ilmu pengetahuan yang dianggap serba ilmiah. Namun, secara tidak sengaja mereka menemukan keajaiban-keajaiban yang tersembunyi.
Tim riset Madrasah Tsanawiyah Negeri (Mts) N 1 Pati meraih prestasi di ajang Internasional Riset Inovatif mereka terkait pemanfaatan ampas tebu sebagai peredam bunyi.