home edukasi & pesantren

Buah Sikap Husnuzan dalam Hidup, Ketenangan dan Akhlak Mulia

Selasa, 15 November 2022 - 07:00 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Pendakwah dan pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Yan Gymnastiar atau Aa Gym menyebutkan husnuzan merupakan cabang dari keimanan, sementara suuzan bagian dari kemunafikan.

Menurut pelantun "Jagalah Hati" ini, saat berbaik pada saudara seiman, selain mendapatkan pahala, kita juga akan diberikanketenangan. Juga kemudahan untuk memiliki akhlak mulia.

Baca juga: Nasihat Buya Yahya untuk Orangtua Santri: Husnuzan ke Allah SWT

Sementara, orang yang suka berburuk sangka, hatinya akan dibuat gelisah oleh Allah SWT.

"Dari buruk sangka ini satu langkah lagi namanya tajassus yakni suka memata-matai, serba ingin tahu serta mencari-cari kekurangan kesalahan orang lain untuk kepuasan dirinya," ujar Aa Gym dalam kajian pagi yang diikuti Langit7, Selasa (15/11/2022).

Namun, saat kita berbaik sangka pada orang yang ternyata buruk atau jahat, maka diwajibkan bagi umat Islam untuk berhusnuzan pada Allah. Seperti dijelaskan dalam Alquran surah Al Hujurat ayat 12.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
aa gym jangan suudzon ketenangan husnuzan berbaik sangka
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya