Kunjungi Desa Wisata Genggelang Bali, Delegasi KTT G20 Tebar Beasiswa
Hasanah syakim
Kamis, 17 November 2022 - 11:38 WIB
Perwakilan delegasi negara peserta KTT G20 saat mengunjungi Desa Wisata Genggelang, Bali (foto: istimewa)
Perwakilan delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali mengunjungi Desa Wisata Genggelang untuk melakukan kegiatan sosial dan pendidikan, serta pelestarian lingkungan. Desa wisata ini berada di Kecamatan Gangga, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Lombok Utara, Hakamah mengatakan sejumlah perwakilan delegasi G20 ini berasal dari Ukraina, Polandia, Argentina, Denmarkz Australia serta Brasil.
Menurutnya, kedatangan para delegasi KTT G20 ke desa wisata didampingi oleh pejabat dari Pemerintah Provinsi NTB, termasuk dirinya.
"Mereka tertarik ke daerah ini karena Desa Genggelang merupakan salah satu dari enam desa wisata di Kabupaten Lombok Utara," katanya dikutip Kamis (17/11/2022).
Baca juga:Presiden IOC Beri Sinyal Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036
Lebih lanjut, Hakamah menyebut Desa Wisata Genggelang juga mempunyai kelompok relawan pemuda peduli lingkungan dan kebencanaan serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
"Oleh sebab itu, kedatangan mereka juga didampingi oleh Yayasan Environment and Climate Change Organization (ECCO), yakni organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang lingkungan," ujarnya.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Lombok Utara, Hakamah mengatakan sejumlah perwakilan delegasi G20 ini berasal dari Ukraina, Polandia, Argentina, Denmarkz Australia serta Brasil.
Menurutnya, kedatangan para delegasi KTT G20 ke desa wisata didampingi oleh pejabat dari Pemerintah Provinsi NTB, termasuk dirinya.
"Mereka tertarik ke daerah ini karena Desa Genggelang merupakan salah satu dari enam desa wisata di Kabupaten Lombok Utara," katanya dikutip Kamis (17/11/2022).
Baca juga:Presiden IOC Beri Sinyal Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036
Lebih lanjut, Hakamah menyebut Desa Wisata Genggelang juga mempunyai kelompok relawan pemuda peduli lingkungan dan kebencanaan serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
"Oleh sebab itu, kedatangan mereka juga didampingi oleh Yayasan Environment and Climate Change Organization (ECCO), yakni organisasi kepemudaan yang bergerak di bidang lingkungan," ujarnya.