Tidak Salat Selama 20 Tahun, Haruskah Mengqadhanya?
Andi Muhammad
Kamis, 17 November 2022 - 23:43 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Salat Fardhu merupakan ibadah wajib yang artinya tidak boleh ditinggalkan. Karenanya, Allah memberi keringanan kepada umat muslim yang terlewat waktu salatnya dengan cara mengqadha salat.
Pimpinan Pesantren Tahdzibul Washiyyah, KH Wawan Shofyan Shalehuddin menjelaskan bahwa mengqadha salat hanya bisa dilakukan ketika seorang mukmin tengah lupa dan ketiduran di waktu salat itu. Dengan demikian, maka tidak ada alasan mengqadha salat selain dua perkara tersebut.
"Cuma dua, yang lupa dan ketiduran itu bisa di qadha. Kapan dilaksanakannya? Apabila dia ingat," kata Kiai Wawan dikutip dari Youtube Tahzibbul Wahsiyahh, Kamis (17/11/2022).
Baca Juga:Benarkah Banyak Keutamaan Bulan Rajab, Ini Penjelasan Ulama
Hal tersebut dia ungkapkan berdasarkan sabda NabiSAW:
من نام عن صلاة أو نسيها؛ فليصلها إذا ذكرها
“Barang siapa yang terlewat shalat karena tidur atau karena lupa, maka ia wajib shalat ketika ingat”(HR Al Bazzar).
Pimpinan Pesantren Tahdzibul Washiyyah, KH Wawan Shofyan Shalehuddin menjelaskan bahwa mengqadha salat hanya bisa dilakukan ketika seorang mukmin tengah lupa dan ketiduran di waktu salat itu. Dengan demikian, maka tidak ada alasan mengqadha salat selain dua perkara tersebut.
"Cuma dua, yang lupa dan ketiduran itu bisa di qadha. Kapan dilaksanakannya? Apabila dia ingat," kata Kiai Wawan dikutip dari Youtube Tahzibbul Wahsiyahh, Kamis (17/11/2022).
Baca Juga:Benarkah Banyak Keutamaan Bulan Rajab, Ini Penjelasan Ulama
Hal tersebut dia ungkapkan berdasarkan sabda NabiSAW:
من نام عن صلاة أو نسيها؛ فليصلها إذا ذكرها
“Barang siapa yang terlewat shalat karena tidur atau karena lupa, maka ia wajib shalat ketika ingat”(HR Al Bazzar).