Memahami Istilah-istilah Bencana dalam Islam
Elvin andika
Senin, 28 November 2022 - 17:07 WIB
Foto udara kondisi permukiman warga terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Foto: dok. BNPB)
Bencana merupakan peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan serta penghidupan masyarakat yang ditimbulkan oleh faktor alam maupun nonalam. Peristiwa ini mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis.
Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Asrul Jamaluddin memaparkan istilah-istilah bencana dalam Islam. Dalam Al-Quran dan Hadis kata bencana dapat ditemukan dalam istilah yang bervariasi, meskipun dengan penekanan makna yang berbeda-beda dengan konteks yang berbeda pula.
Pertama, musibah. Dalam Al-Quran, apa saja yang menimpa manusia disebut dengan 'musibah', baik yang berwujud kebaikan atau keburukan bagi manusia. Dengan kata lain, tidak semua musibah adalah bencana.
Baca Juga:Gus Baha: Bencana Alam Belum Tentu Azab, Bisa Jadi Penghapus Dosa
"Musibah yang disebut bencana dan bermakna negatif adalah musibah yang mendatangkan keburukan bagi manusia. Hal itu merupakan hasil dari perbuatan manusia sendiri juga, bukan dari Allah SWT, meskipun secara kasat mata musibah itu terjadi di alam," kata Asrul seperti dilansir dari laman Muhammadiyah, Senin (28/11/2022).
Kedua, Bala'. Bala' merupakan sebuah ujian atau cobaan, baik berupa kebaikan (al-hasanat) ataupun yang berupa keburukan (al-sayyi’at), baik yang datang dari kejadian di alam semesta atau dari diri sendiri dan sosial kemasyarakatan.
Ketiga, Fitnah. Fitnah diartikan sebagai sebuah peristiwa yang berasal dari hubungan antara manusia dengan manusia lainnya, yang memunculkan dampak negatif baik berupa kematian, ketakutan, kesesatan dan kericuhan.
Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Asrul Jamaluddin memaparkan istilah-istilah bencana dalam Islam. Dalam Al-Quran dan Hadis kata bencana dapat ditemukan dalam istilah yang bervariasi, meskipun dengan penekanan makna yang berbeda-beda dengan konteks yang berbeda pula.
Pertama, musibah. Dalam Al-Quran, apa saja yang menimpa manusia disebut dengan 'musibah', baik yang berwujud kebaikan atau keburukan bagi manusia. Dengan kata lain, tidak semua musibah adalah bencana.
Baca Juga:Gus Baha: Bencana Alam Belum Tentu Azab, Bisa Jadi Penghapus Dosa
"Musibah yang disebut bencana dan bermakna negatif adalah musibah yang mendatangkan keburukan bagi manusia. Hal itu merupakan hasil dari perbuatan manusia sendiri juga, bukan dari Allah SWT, meskipun secara kasat mata musibah itu terjadi di alam," kata Asrul seperti dilansir dari laman Muhammadiyah, Senin (28/11/2022).
Kedua, Bala'. Bala' merupakan sebuah ujian atau cobaan, baik berupa kebaikan (al-hasanat) ataupun yang berupa keburukan (al-sayyi’at), baik yang datang dari kejadian di alam semesta atau dari diri sendiri dan sosial kemasyarakatan.
Ketiga, Fitnah. Fitnah diartikan sebagai sebuah peristiwa yang berasal dari hubungan antara manusia dengan manusia lainnya, yang memunculkan dampak negatif baik berupa kematian, ketakutan, kesesatan dan kericuhan.