Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Gus Baha: Bencana Alam Belum Tentu Azab, Bisa Jadi Penghapus Dosa

Muhajirin Senin, 28 November 2022 - 10:35 WIB
Gus Baha: Bencana Alam Belum Tentu Azab, Bisa Jadi Penghapus Dosa
Ratusan rumah ambruk akibat gempa bumi M5,6 di Cianjur (Dok BNPB)
LANGIT7.ID - Ulama asal Rembang, KH Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, mengatakan, gempa bumi atau bencana alam lain tidak melulu berkaitan dengan azab. Terdapat pola-pola tertentu saat Al-Qur’an membicarakan azab yang menunjukkan kekuasaan Allah kepada manusia.

Gus Baha menjelaskan, saat berbicara mengenai azab, Allah Ta’ala biasanya menggunakan dua cara. Pertama, Allah berkuasa menurunkan azab bisa dengan cara apa saja baik bencana alam atau bukan. Allah bisa mendatangkan azab dari atas seperti meteor jatuh.

“Tentu Allah mampu. Atau dari bawah, misalnya ditelan bumi dan lain sebagainya, atau, dan ini yang sering terjadi, Allah menjadikan kalian manusia saling tidak cocok, kemudian saling membunuh,” kata Gus Baha dalam salah satu tausiahnya yang diunggah ke kanal Youtube, dikutip Senin (28/11/2022).

Baca Juga: BNPB: 318 Warga Meninggal, 73.693 Mengungsi Pascagempa Cianjur

Hal tersebut menjelaskan, Allah menurunkan azab bisa dengan cara apa saja. Tidak harus berupa bencana alam.

Kedua, Allah mengingatkan tentang potensi dan fakta. Azab itu potensi. Potensi bisa terjadi kapan saja atau bisa juga tidak terjadi. Ada juga yang diceritakan Allah sebagai fakta, ini yang disebut rahmat. Rahmat itu pasti akan selalu terjadi dan terus terjadi.

Allah menegaskan diri-Nya memberikan rahmat seluruh makhluk. Dengan begitu, suatu kejadian seperti bencana alam belum tentu azab. Tidak boleh pula menuduh penduduk terkena bencana sebagai pelaku dosa dan pelaku maksiat. Bisa jadi azab diturunkan untuk meringankan hisab di hari kiamat nanti.

“Jadi, kalau Allah menceritakan azab, itu hanya potensi. Bisa diazab, bisa juga tidak. Allah menggunakan redaksi ‘Aku mampu memberi azab’,” kata Gus Baha.

Baca Juga: Dampak Gempa Cianjur Sangat Parah Sebab Episentrum Dekat Pemukiman Warga

Firman Allah dalam Al-Qur’an ketika menggunakan istilah ‘Aku mampu’ tidak harus terjadi. Akan tetapi, berpotensi terjadi. Maka itu, ketika berbicara azab, cukup berbicara potensinya saja. Misal, keingkaran manusia dapat berpotensi mendatangkan azab Allah.

Tidak perlu kita menilai bahwa suatu kejadian merupakan azab Allah kepada orang yang ingkar. Sebab, apakah itu azab atau bukan, hanya Allah yang tahu. “Tentu kita ngomong potensinya saja. Kamu enggak usah sok suci dengan kata ‘bima kafartum’ (karena keingkaranmu). Itu urusannya Tuhan,” ucap Gus Baha.

قُلْ هُوَ الْقَادِرُ عَلٰٓى اَنْ يَّبْعَثَ عَلَيْكُمْ عَذَابًا مِّنْ فَوْقِكُمْ اَوْ مِنْ تَحْتِ اَرْجُلِكُمْ اَوْ يَلْبِسَكُمْ شِيَعًا وَّيُذِيْقَ بَعْضَكُمْ بَأْسَ بَعْضٍۗ اُنْظُرْ كَيْفَ نُصَرِّفُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّهُمْ يَفْقَهُوْنَ

“Katakanlah (Muhammad), “Dialah yang berkuasa mengirimkan azab kepadamu, dari atas atau dari bawah kakimu atau Dia mencampurkan kamu dalam golongan-golongan (yang saling bertentangan) dan merasakan kepada sebagian kamu keganasan sebagian yang lain.” Perhatikanlah, bagaimana Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kekuasaan Kami) agar mereka memahami(nya).” (QS Al-An’am: 65).

Baca Juga: Hikmah Rahmani: Saat Bumi Berguncang

Menurut Gus Baha, bisa jadi musibah yang menimpa seorang mukmin bernilai kafarat (penghapus dosa). “Allah mampu mengazab siapa saja. Kita tidak berhak menilai azab itu karena dosanya orang itu, karena itu urusan Allah,” kata Gus Baha saat menjelaskan kandungan surah Al-An’am ayat 65.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)