home global news

Pemilu 2024

Tangkal Hoaks di Medsos, Bawaslu Perkuat Kolaborasi

Rabu, 30 November 2022 - 19:25 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyatakan butuh berkolaborasi dengan banyak pihak guna menangkal isu hoaks selama tahapan pemilihan umum (pemilu) 2024. Langkah ini perlu dilakukan mengingat maraknya isu hoaks yang terjadi di media sosial.

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengatakan, kolaborasi dengan multistakeholder bisa diwujudkan dengan memproduksi konten-konten informasi yang benar. Nantinya, konten tersebut disebarluaskan kepada publik guna mengetahui informasi yang sebenarnya.

"(Bawaslu) butuh kolaborasi dengan banyak pihak seperti Mafindo, Aji, dll sangat diperlukan dalam menangkal isu hoaks di media sosial. (Kerja sama) Ini harus kita lakukan, sebab seringkali hoaks viral karena berita yang benar tidak viral," kata Lolly dalam acara Indonesia Fact-Checking Summit 2022, Rabu (30/11/2022)

Baca Juga:Gus Yaqut: Politik Identitas Bahayakan Keutuhan Bangsa

Lolly menilai tantangan pada Pemilu 2024khususnya di media sosial tidak banyak berubah. Hal itu dikarenakan regulasi yang digunakan masih sama.

Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Betty Epsilon Idroos menilai, kolaborasi dalam menangkal isu hoaks sangat penting dilakukan. Menurutnya, KPU tidak akan mampu bekerja maksimal melawan isu hoaks jika bekerja sendirian.

"Banyak sekali informasi yang tidak benar terhadap kami (KPU). Oleh karena itu, kolaborasi dengan banyak pihak sangatlah penting," ujar Betty.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
media sosial hoaks kpu bawaslu pemilu 2024
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya