Penjelasan Ustaz Amin Terkait Jejak Ashabul Kahfi di Yordania
Hasanah syakim
Jum'at, 02 Desember 2022 - 05:05 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Anggota Dewan Hisbah Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Ustaz Amin Muchtar menjelaskan para ulama memberikan catatan ringkas, setelah menelusuri firman Allah Ta'ala. Menurut dia, dalam kitab Taisirul Latif Al Manaf halaman 288 Ibnu Katsir memberikan catatan periode hidup Ashabul Kahfi.
Ustaz Amin Muchtar menyampaikan, Ashabul Kahfi adalah para pemuda yang diberi hidayah taufik dan diilhamkan kepadanya, untuk mengenal Tuhannya serta mengingkari keyakinan dan ritual kaumnya, yaitu menyembah berhala.
"Jadi mereka menampakan akidah yang berbeda dengan kaumnya. Jadi Ashabul Kahfi itu dianggap sebagai generasi yang nyeleneh atau melawan arus, out of the box," kata Ustaz Amin seperti dikutip Langit7 dalam akun YouTube Sigabah Channel, Kamis (1/12/2022).
Baca Juga:Tafsir Surat Al-Kahfi: Hidayah Allah kepada Pemuda Penjaga Tauhid
Lebih lanjut, Ustaz Amin menyebutkan bahwa Ibnu Katsir memberikan catatan periode hidup Ashabul Kahfi demi menyelamatkan keyakinan serta merawan akidah dengan berlari dari kaumnya. Hal itu dilakukan karena takut akan fitnah pada agama mereka.
"Nah kurang lebih menurut Imam Ibnu Katsir masa hidup Ashabul Kahfi, yaitu pada zaman seorang raja yang diktator lagi keras kepala bernama dekianos. Ini yang pertama terkait masa hidup Ashabul Kahfi," jelas dia.
Catatan kedua selain identitas dan periode hidup, kata Ustaz Amin, para ulama juga memberikan catatan berkenaan dengan berapa jumlah dari Ashabul Kahfi. Dia mengatakan, dalam Surat Al Kahfi ayat 22 menceritakan perselisihan pendapat di kalangan orang-orang sehubungan dengan kisah Ashabul Kahfi.
Ustaz Amin Muchtar menyampaikan, Ashabul Kahfi adalah para pemuda yang diberi hidayah taufik dan diilhamkan kepadanya, untuk mengenal Tuhannya serta mengingkari keyakinan dan ritual kaumnya, yaitu menyembah berhala.
"Jadi mereka menampakan akidah yang berbeda dengan kaumnya. Jadi Ashabul Kahfi itu dianggap sebagai generasi yang nyeleneh atau melawan arus, out of the box," kata Ustaz Amin seperti dikutip Langit7 dalam akun YouTube Sigabah Channel, Kamis (1/12/2022).
Baca Juga:Tafsir Surat Al-Kahfi: Hidayah Allah kepada Pemuda Penjaga Tauhid
Lebih lanjut, Ustaz Amin menyebutkan bahwa Ibnu Katsir memberikan catatan periode hidup Ashabul Kahfi demi menyelamatkan keyakinan serta merawan akidah dengan berlari dari kaumnya. Hal itu dilakukan karena takut akan fitnah pada agama mereka.
"Nah kurang lebih menurut Imam Ibnu Katsir masa hidup Ashabul Kahfi, yaitu pada zaman seorang raja yang diktator lagi keras kepala bernama dekianos. Ini yang pertama terkait masa hidup Ashabul Kahfi," jelas dia.
Catatan kedua selain identitas dan periode hidup, kata Ustaz Amin, para ulama juga memberikan catatan berkenaan dengan berapa jumlah dari Ashabul Kahfi. Dia mengatakan, dalam Surat Al Kahfi ayat 22 menceritakan perselisihan pendapat di kalangan orang-orang sehubungan dengan kisah Ashabul Kahfi.