Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home masjid detail berita

Tafsir Surat Al-Kahfi: Hidayah Allah kepada Pemuda Penjaga Tauhid

Andi Muhammad Senin, 12 September 2022 - 14:15 WIB
Tafsir Surat Al-Kahfi: Hidayah Allah kepada Pemuda Penjaga Tauhid
Tafsir Surat Al-Kahfi: Hidayah Allah kepada Pemuda Penjaga Tauhid. Foto: Langit7.id/iStock.
LANGIT7.ID, Jakarta - Surat Al-Kahfi kerap dibaca kaum mukmin pada hari Jumat. Sebab banyak keutamaan-keutamaan di waktu Jumat. Surat ke-18 ini terdiri dari 110 ayat dan tergolong dalam surat Makkiyah.

Al-Kahfi memiliki arti yakni gua, sebab di dalamnya berisi tentang para pemuda yang tertidur di dalam gua selama ratusan tahun. Setelah terbangun harta kekayaan mereka sudah tidak ada lagi.

Terkait surat Al-Kahfi, anggota Dewan Hisbah PP Persis, Ustaz Amin Muchtar menjelaskan berdasarkan penelusuran dari berbagai para ahli tafsir bahwa surat ini diberi dari dua penamaan.

"Yang pertama kita menyebutnya Al-Kahfi padahal seharusnya Al-Kahfu dibaca marfu, karena tidak majrur," kata Ustaz Amin dikutip dalam kajiannya di akun Sigabah Channel, Senin (12/9/2022).

Baca Juga: 7 Masjid Unik di Afrika, Ada yang Dibuat dari Lumpur hingga Dibangun Sahabat Nabi

Penamaan yang kedua, lanjutnya, adalah Ashab Al-Kahfi. Berdasarkan kitab As Sunanul Kubra, Al Mustadrak, merujuk pada isi surat ayat ke-9. Firman Allah di dalam ayat tersebut menyinggung tentang 'Ashabul Kahfi' yang merupakan para pemuda yang telah diberi hidayah atas kepercayaannya kepada Allah SWT.

"Mereka mengenal Rabb-Nya dan mengingkari keyakinan serta ritual kaumnya, yaitu menyembah berhala," tuturnya.

Atas hidayah dan taufik dari Allah, mereka menampakkan akidah yang bertolak belakang dengan kaum kafir yang berada di lingkungan mereka. Sehingga mereka dianggap generasi yang buruk dan melawan arus dari pada ajaran kaum terdauhulunya.

Allah menurunkan hidayah-Nya kepada para permuda tersebut demi menyelamatkan mereka atas keyakinannya. Kemudian mereka lari di tengah gempuran ajaran menyembah berhala demi menjaga akidah.

Baca Juga: Hukum Mengkhususkan Sujud Terakhir untuk Berdoa, Ini Kata Ulama

"Kurang lebih menurut Imam Ibnu Katsir, masa hidup Ashabul Kahfi, yaitu pada zaman seorang raja yang diktator lagi keras kepala yang bernama Dekianus," jelas Ustaz Amin Muchtar.

Ia menuturkan, berlandaskan catatan para ulama pada surat Al-Kahfi ayat 22 ada sedikit perselisihan pendapat terkait jumlah Ashabul Kahfi. Oleh sebab itu, Allah berfirman dalam ayat tersebut kepada Nabi Muhammad SAW.

Rabbī a'lamu bi'iddatihim yang memiliki arti 'katakanlah Hai Muhammad, Tuhanku lebih mengetahui dari jumlah mereka. Ustaz Amin menambahkan, mengutip perkataan Imam Ibnu Katsir mengenai perselisihan jumlah Ashabul Kahfi.

"Sewaktu petunjuk bahwa hal yang terbaik dalam menghadapi masalah seperti ini ialah mengembalikan pengetahuan tentangnya kepada Allah karena tidak perlu kita mendalami hal seperti ini tanpa pengetahuan," ujarnya.

"Tetapi jika Allah memberitahukan kepada kita suatu pengetahuan mengenainya maka kita mengatakannya. Jika tidak, maka berhenti berdebat tentang jumlah Ashabul Kahfi," imbuhnya.

Baca Juga: Langkah Pemerintah Buru Hacker Bjorka Dinilai Keliru

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)