Bahaya Perilaku LGBT Terhadap Mental dan Fisik
Ummu hani
Jum'at, 02 Desember 2022 - 15:28 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Indonesia melarang perilaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) karena menyimpang dan bertentangan dengan agama.
Dalam pandangan Al Quran, fitrah manusia, yang dianugerahkan Allah SWT, yaitu melestarikan keturunan dengan segala martabat. Allah SWT berfirman dalam surat An Nisa ayat 1:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءً ۚ ….
“Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)-nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak….”
Baca juga: Mengapa Negara Barat Ngotot Promosikan LGBT di Piala Dunia Qatar?
Sementara dari sisi kesehatan, perilaku LGBT memiliki dampak bagi mental maupun fisik. Secara fisik, perilaku LGBT menyebabkan penyakit menular seperti HIV.
Sedangkan secara mental, LGBT merupakan masalah kejiwaan yang berpotensi menyebabkan gangguan jiwa.
Dalam pandangan Al Quran, fitrah manusia, yang dianugerahkan Allah SWT, yaitu melestarikan keturunan dengan segala martabat. Allah SWT berfirman dalam surat An Nisa ayat 1:
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيْرًا وَّنِسَاۤءً ۚ ….
“Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), dan (Allah) menciptakan pasangannya (Hawa) dari (diri)-nya; dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak….”
Baca juga: Mengapa Negara Barat Ngotot Promosikan LGBT di Piala Dunia Qatar?
Sementara dari sisi kesehatan, perilaku LGBT memiliki dampak bagi mental maupun fisik. Secara fisik, perilaku LGBT menyebabkan penyakit menular seperti HIV.
Sedangkan secara mental, LGBT merupakan masalah kejiwaan yang berpotensi menyebabkan gangguan jiwa.