Laksamana Yudo Komitmen Jaga Netralitas TNI pada Pemilu 2024
Elvin andika
Sabtu, 03 Desember 2022 - 23:25 WIB
Laksamana Yudo Margono menjalani uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI di Ruang Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2022). (Foto: ANTARA/Imam Budilaksono/pri)
Calon Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono berkomitmen untuk mengawal netralitas anggota TNI selama tahun politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024. Selain membangun soliditas antar-matra TNI, Yudo akan membangun sinergisme bersama dengan Polri.
Menurut Yudo, TNI tidak bisa bergerak sendiri tanpa adanya soliditas dan sinergisme bersama Polri dan komponen negara lainnya. "Untuk tahun politik, saya sudah jelas soal netralitas TNI. Kami tetap netral di Pemilu 2024 dan kami sosialisasikan agar netral," kata Yudo di Jakarta, Sabtu (3/12/2022).
Dengan masa jabatannya sebagai Panglima TNI selama kurang lebih setahun, Yudo optimis mampu mewujudkan visi dan misi yang dipaparkannya saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI. Terlebih, Komisi I DPR juga akan mengecek visi dan misi yang dijalankan Yudo dalam 100 hari pertama kepemimpinan sebagai panglima TNI.
Baca Juga:Sambut Tahun Politik, KSAD Dudung Ingatkan Prajurit Harus Netral
"Wong itu menjadi komitmen saya. Fit and proper test ini kan ada pertanggungjawabannya, tidak hanya fit and proper test (lalu) selesai," ujar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) itu.
Sebelumnya, Rapat internal Komisi I DPR RI pada Jumat (2/12) menyetujui Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI. Yudo akan menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang memasuki masa pensiun akhir 2022.
Menurut Yudo, TNI tidak bisa bergerak sendiri tanpa adanya soliditas dan sinergisme bersama Polri dan komponen negara lainnya. "Untuk tahun politik, saya sudah jelas soal netralitas TNI. Kami tetap netral di Pemilu 2024 dan kami sosialisasikan agar netral," kata Yudo di Jakarta, Sabtu (3/12/2022).
Dengan masa jabatannya sebagai Panglima TNI selama kurang lebih setahun, Yudo optimis mampu mewujudkan visi dan misi yang dipaparkannya saat uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI. Terlebih, Komisi I DPR juga akan mengecek visi dan misi yang dijalankan Yudo dalam 100 hari pertama kepemimpinan sebagai panglima TNI.
Baca Juga:Sambut Tahun Politik, KSAD Dudung Ingatkan Prajurit Harus Netral
"Wong itu menjadi komitmen saya. Fit and proper test ini kan ada pertanggungjawabannya, tidak hanya fit and proper test (lalu) selesai," ujar Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) itu.
Sebelumnya, Rapat internal Komisi I DPR RI pada Jumat (2/12) menyetujui Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI. Yudo akan menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang memasuki masa pensiun akhir 2022.
(gar)