Tiga Alasan Islam Melarang Bunuh Diri
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 08 Desember 2022 - 06:32 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Bunuh diri merupakan tindakan mengakhiri nyawa sendiri dengan sengaja. Banyak alasan yang membuat orang memilih bunuh diri, antara lain permasalahan hidup, kekecewaan, depresi dan lainnya.
Merujuk dari situs Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kamis (8/12/2022), dalam Buku Pendidikan Agama Islam, karya Drs H Muslimin dijelaskan Islam melarang penghilangan nyawa baik melalui pembunuhan terhadap orang lain maupun diri sendiri.
Baca juga: KH Cholil Nafis: Kalau Paham Agama Tak Boleh Bunuh Diri
Dalil mengenai larangan bunuh diri tercantum dalam surat An Nisa ayat 29,
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَاۡكُلُوۡۤا اَمۡوَالَـكُمۡ بَيۡنَكُمۡ بِالۡبَاطِلِ اِلَّاۤ اَنۡ تَكُوۡنَ تِجَارَةً عَنۡ تَرَاضٍ مِّنۡكُمۡ ۚ وَلَا تَقۡتُلُوۡۤا اَنۡـفُسَكُمۡؕ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُمۡ رَحِيۡمًا
Yaaa aiyuhal laziina aamanuu laa taakuluuu amwaalakum bainakum bilbaatili 'illaaa an takuuna tijaaratan 'an taraadim minkum; wa laa taqtuluuu anfusakum; innal laaha kaana bikum Rahiimaa
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu."
Merujuk dari situs Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kamis (8/12/2022), dalam Buku Pendidikan Agama Islam, karya Drs H Muslimin dijelaskan Islam melarang penghilangan nyawa baik melalui pembunuhan terhadap orang lain maupun diri sendiri.
Baca juga: KH Cholil Nafis: Kalau Paham Agama Tak Boleh Bunuh Diri
Dalil mengenai larangan bunuh diri tercantum dalam surat An Nisa ayat 29,
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا لَا تَاۡكُلُوۡۤا اَمۡوَالَـكُمۡ بَيۡنَكُمۡ بِالۡبَاطِلِ اِلَّاۤ اَنۡ تَكُوۡنَ تِجَارَةً عَنۡ تَرَاضٍ مِّنۡكُمۡ ۚ وَلَا تَقۡتُلُوۡۤا اَنۡـفُسَكُمۡؕ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُمۡ رَحِيۡمًا
Yaaa aiyuhal laziina aamanuu laa taakuluuu amwaalakum bainakum bilbaatili 'illaaa an takuuna tijaaratan 'an taraadim minkum; wa laa taqtuluuu anfusakum; innal laaha kaana bikum Rahiimaa
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu."