Studi: Main Kotor di Alam Bisa Tingkatkan Kekebalan Tubuh Si Kecil
Ummu hani
Jum'at, 16 Desember 2022 - 09:35 WIB
Ilustrasi seorang anak bermain di alam. Foto: LANGIT7/iStock
Istilah ‘bermain kotor itu baik’ ternyata bukan hanya sekadar slogan. Menurut sebuah penelitian di Finlandia, bermain di alam dan bersentuhan langsung dengan tanah juga tanaman hijau ternyata dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak.
Dalam penelitian ini, para peneliti membuat tempat penitipan anak dengan ruang bermain yang ditumbuhi dengan rumput dan semak-semak blueberry. Anak-anak dibiarkan bermain kotor sambil merawat tanaman di sana pada sebuah pot.
Baca juga: UBN Sambangi Penyintas Gempa Cianjur, Ajak Anak-anak Bermain
Hasilnya cukup mengejutkan. Mikroba di dalam perut dan kulit anak-anak dalam waktu singkat terlihat lebih sehat dari biasanya. Bahkan, para peneliti membandingkannya dengan anak-anak yang di dalam ruangan dengan tempat bermain seperti lapangan berkonblok, ubin, hingga kerikil.
Anak-anak dengan usia 3 hingga 5 tahun yang diteliti selama 28 hari, di ruang terbuka menunjukkan peningkatan sel T serta tanda penting imun lain di dalam tubuh mereka.
Peneliti dari Universitas Helsinki, Marja Roslund mengatakan, anak-anak hanya butuh waktu kurang dari satu bulan rutin bermain di alam bersentuhan dengan kotor untuk meningkatkan imunnya.
"Kami juga menemukan mikrobiota usus anak-anak yang bermain dan menerima tanaman hijau mirip dengan mikrobiota usus anak-anak yang mengunjungi hutan setiap hari," ujar Roslund, melansir dari Science Alert, Jumat (16/12/2022).
Dalam penelitian ini, para peneliti membuat tempat penitipan anak dengan ruang bermain yang ditumbuhi dengan rumput dan semak-semak blueberry. Anak-anak dibiarkan bermain kotor sambil merawat tanaman di sana pada sebuah pot.
Baca juga: UBN Sambangi Penyintas Gempa Cianjur, Ajak Anak-anak Bermain
Hasilnya cukup mengejutkan. Mikroba di dalam perut dan kulit anak-anak dalam waktu singkat terlihat lebih sehat dari biasanya. Bahkan, para peneliti membandingkannya dengan anak-anak yang di dalam ruangan dengan tempat bermain seperti lapangan berkonblok, ubin, hingga kerikil.
Anak-anak dengan usia 3 hingga 5 tahun yang diteliti selama 28 hari, di ruang terbuka menunjukkan peningkatan sel T serta tanda penting imun lain di dalam tubuh mereka.
Peneliti dari Universitas Helsinki, Marja Roslund mengatakan, anak-anak hanya butuh waktu kurang dari satu bulan rutin bermain di alam bersentuhan dengan kotor untuk meningkatkan imunnya.
"Kami juga menemukan mikrobiota usus anak-anak yang bermain dan menerima tanaman hijau mirip dengan mikrobiota usus anak-anak yang mengunjungi hutan setiap hari," ujar Roslund, melansir dari Science Alert, Jumat (16/12/2022).