Penyakit Mental Bisa Sebabkan Dosa, Harus Ikhtiar Berobat
Mahmuda attar hussein
Ahad, 18 Desember 2022 - 18:30 WIB
Penyakit Mental Bisa Sebabkan Dosa, Harus Ikhtiar Berobat.(Foto: Istimewa)
Orang yang mengalami masalah penyakit mental diminta untuk segera mengatasinya. Sebab, penyakit mental bisa banyak merugikan diri sendiri dan orang lain.
Penceramah Buya Yahya menjelaskan, orang yang tengah menghadapi sebuah penyakit mesti berobat kepada ahlinya. Adapun penyakit mental berarti berkonsultasi dengan psikolog.
"Sakit mental berarti adanya gangguan secara psikis dan kami imbau untuk segera berkonsultasi kepada ahlinya, seperti psikolog," ujar dia dalam kajian dia kanal YouTubenya, Ahad (18/12/2022).
Menurutnya, orang sakit yang tak mau berobat bisa berpotensi menjadi dosa. Termasuk bila yang dideritanya penyakit fisik maupun psikis.
Baca Juga: 5 Produk Makanan Terbaik untuk Atasi Kesehatan Mental
"Siapa pun yang diuji Allah maka ada pahala, asalkan dia bersabar dan berusaha untuk sembuh. Adapun mereka yang tak mau berobat bisa menjadi dosa, karena kepasrahannya terhadap suatu penyakit ibarat dia seperti mau bunuh diri," jelasnya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al Bahjah ini menambahkan, orang sakit mental membutuhkan peranan orang-orang terdekatnya. Hal itu karena adanya perbedaan antara fisik dan psikis.
Penceramah Buya Yahya menjelaskan, orang yang tengah menghadapi sebuah penyakit mesti berobat kepada ahlinya. Adapun penyakit mental berarti berkonsultasi dengan psikolog.
"Sakit mental berarti adanya gangguan secara psikis dan kami imbau untuk segera berkonsultasi kepada ahlinya, seperti psikolog," ujar dia dalam kajian dia kanal YouTubenya, Ahad (18/12/2022).
Menurutnya, orang sakit yang tak mau berobat bisa berpotensi menjadi dosa. Termasuk bila yang dideritanya penyakit fisik maupun psikis.
Baca Juga: 5 Produk Makanan Terbaik untuk Atasi Kesehatan Mental
"Siapa pun yang diuji Allah maka ada pahala, asalkan dia bersabar dan berusaha untuk sembuh. Adapun mereka yang tak mau berobat bisa menjadi dosa, karena kepasrahannya terhadap suatu penyakit ibarat dia seperti mau bunuh diri," jelasnya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al Bahjah ini menambahkan, orang sakit mental membutuhkan peranan orang-orang terdekatnya. Hal itu karena adanya perbedaan antara fisik dan psikis.