Twitter Bakal Larang Pengguna Sematkan Link Medsos Lain di Twit dan Bio
Ummu hani
Senin, 19 Desember 2022 - 20:50 WIB
Ilustrasi Twitter. (Foto: Langit7.id/iStock)
Twitter akan memperketat aturan berbagi tautan (link) yang berasal dari media sosial lain untuk disematkan di platform microblogging itu, baik di cuitan twit maupun bio. Kebijakan ini diumumkan langsung pihak Twitter melalui akun @TwitterSupport.
Pengguna Twitter akan diharamkan menaruh tautan yang bertujuan mempromosikan media sosial lain, seperti Facebook dan Instagram. Kendati demikian, Twitter tak memberi rincian batasan-batasan tautan yang dilarang.
"Secara khusus kami akan menghapus akun yang hanya dibuat untuk tujuan mempromosikan platform media sosial lain dan konten yang memuat tautan atau nama pengguna untuk platform berikut, Facebook, Instagram, Mastodon, Truth Social, Tribel, Nostr, dan Post," tulis cuitan akun Twitter support dikutip Langit7.id, Senin (19/12/2022).
Baca Juga:Twitter Cabut Kebijakan Misinformasi Covid, Timbulkan Pro Kontra
Twitter menegaskan, bagi akun yang membagikan tautan media sosial lain di Twitter maka akan ditangguhkan (di-banned) sementara. Bila pengguna melanggar lagi maka sifat penangguhan sementara akan berubah menjadi blokir permanen.
"Jika pelanggaran terhadap kebijakan ini disertakan dalam bio atau akun Anda, kami akan menangguhkan akun Anda sementara dan meminta mengubah profil Anda agar tidak lagi melanggar," kata Twitter.
CEO Twitter, Elon Musk mengatakan Twitter memberikan pengecualian pada tautan promosi berbayar meskipun mecantumkan link Facebook dan media sosial lainnya seperti disebut di atas. Menurut Musk, tautan ke profil Instagram dengan tujuan promosi bisnis milik pengguna sendiri masih masuk akal untuk diizinkan di Twitter.
Pengguna Twitter akan diharamkan menaruh tautan yang bertujuan mempromosikan media sosial lain, seperti Facebook dan Instagram. Kendati demikian, Twitter tak memberi rincian batasan-batasan tautan yang dilarang.
"Secara khusus kami akan menghapus akun yang hanya dibuat untuk tujuan mempromosikan platform media sosial lain dan konten yang memuat tautan atau nama pengguna untuk platform berikut, Facebook, Instagram, Mastodon, Truth Social, Tribel, Nostr, dan Post," tulis cuitan akun Twitter support dikutip Langit7.id, Senin (19/12/2022).
Baca Juga:Twitter Cabut Kebijakan Misinformasi Covid, Timbulkan Pro Kontra
Twitter menegaskan, bagi akun yang membagikan tautan media sosial lain di Twitter maka akan ditangguhkan (di-banned) sementara. Bila pengguna melanggar lagi maka sifat penangguhan sementara akan berubah menjadi blokir permanen.
"Jika pelanggaran terhadap kebijakan ini disertakan dalam bio atau akun Anda, kami akan menangguhkan akun Anda sementara dan meminta mengubah profil Anda agar tidak lagi melanggar," kata Twitter.
CEO Twitter, Elon Musk mengatakan Twitter memberikan pengecualian pada tautan promosi berbayar meskipun mecantumkan link Facebook dan media sosial lainnya seperti disebut di atas. Menurut Musk, tautan ke profil Instagram dengan tujuan promosi bisnis milik pengguna sendiri masih masuk akal untuk diizinkan di Twitter.