MUI: Perempuan Berperan Bangkitkan Ekonomi Syariah Lewat UMKM
Muhajirin
Kamis, 22 Desember 2022 - 15:40 WIB
Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Prof Dr Euis Amalia (Dok MUI)
Kaum perempuan dinilai memiliki peran penting dalam membangkitkan ekonomi syariah melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal itu tak terlepas dari kontribusi UMKM dalam meningkatkan perekonomian nasional.
“Faktanya di Indonesia 0,01% adalah pengusaha besar, sedangkan 98% lebih usaha kecil mikro,” kata anggota DSN-MUI, Prof Euis Amalia, dalam Kongres Muslimah Indonesia (KMI) di Hotel Sari Pasific, Jakarta, rabu (21/12/2022).
Atas dasar itu, Prof Euis menilai kurang lebih 50 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh kelompok perempuan. Hal itu diperkuat dengan ajaran Islam yang menjunjung tinggi keadilan distributif bisa mengalir ke seluruh lapisan masyarakat.
“Awal dari ekonomi syariah dalam memberdayakan kelompok perempuan itu bermula dari usaha mikro kecil perempuan itu sendiri. Dari usaha mikro kecil itu akan ada sertifikasi halal atau produsen halal harus ditumbuhkan,” kata Prof Euis.
Baca Juga: Sarat Nilai Perjuangan, Hari Ibu di Indonesia Beda dengan Versi Barat
“Faktanya di Indonesia 0,01% adalah pengusaha besar, sedangkan 98% lebih usaha kecil mikro,” kata anggota DSN-MUI, Prof Euis Amalia, dalam Kongres Muslimah Indonesia (KMI) di Hotel Sari Pasific, Jakarta, rabu (21/12/2022).
Atas dasar itu, Prof Euis menilai kurang lebih 50 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh kelompok perempuan. Hal itu diperkuat dengan ajaran Islam yang menjunjung tinggi keadilan distributif bisa mengalir ke seluruh lapisan masyarakat.
“Awal dari ekonomi syariah dalam memberdayakan kelompok perempuan itu bermula dari usaha mikro kecil perempuan itu sendiri. Dari usaha mikro kecil itu akan ada sertifikasi halal atau produsen halal harus ditumbuhkan,” kata Prof Euis.
Baca Juga: Sarat Nilai Perjuangan, Hari Ibu di Indonesia Beda dengan Versi Barat