home edukasi & pesantren

Sejarah Perguruan Tinggi Islam, Digagas Sebelum Indonesia Merdeka

Kamis, 22 Desember 2022 - 18:15 WIB
Berita ujian masuk Sekolah Tinggi Islam di Surat Kabar Tjahaja edisi Juni 1945 (foto: Arsip Perpusnas)
Perguruan Tinggi di Indonesia awalnya didirikan oleh penjajah Belanda. Basis pendidikannya yang sekuler, membuat umat Islam di Indonesia ingin mendirikan Perguruan Tinggi Islam.

Sejarawan Mun’im Sirry menyebut Perguruan Tinggi Islam muncul pertama kali beberapa bulan sebelum Indonesia merdeka. Sekolah Tinggi Islam (STI) Jakarta yang sekarang menjadi Universitas Islam Indonesia, didirikan pada 27 Rajab 1365 H atau bertepatan 8 Juli 1945 M.

Pada 10 April 1946, Sekolah Tinggi Islam kemudian resmi dibuka di Yogyakarta. Hingga pada 14 Desember 1947, panitia perbaikan STI menetapkan STI menjadi Universitas Islam Indonesia (UII) berkedudukan di Yogyakarta dengan fakultas perintis di antaranya Fakultas Agama, Fakultas Hukum, Fakultas Pendidikan, dan Fakultas Ekonomi.

“Seperti halnya sistem madrasah dan pesantren, perguruan tinggi di Indonesia sudah muncul sebelum kemerdekaan Indonesia. Tetapi, terbentuknya perguruan tinggi Islam baru terlaksana beberapa bulan setelah kemerdekaan Indonesia yaitu pada 1946,” kata Mun’im dalam webinar Pendidikan Agama Islam: Tantangan dan Respon Pendidikan Islam di Era Society 5.0 beberapa waktu lalu.



Baca Juga: Berawal dari Pesantren, Madrasah Jadi Antitesis Sekolah Modern ala Penjajah

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
universitas islam perguruan tinggi iain universitas islam indonesia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya