Proyeksi 2023, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jauh dari Resesi
Mahmuda attar hussein
Kamis, 29 Desember 2022 - 14:30 WIB
Proyeksi 2023, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jauh dari Resesi. (Foto: Istimewa).
Indonesia diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan ekonomi 4,5-5 persen di 2023. Angka tersebut bisa dikatakan, Indonesia masih jauh dari resesi dan krisis.
Ekonomisenior, Hendri Saparini mengungkapkan, proyeksi sektoral di Indonesia pada tahun ini juga terbilang cukup baik, di mana seluruh sektor mengalami pertumbuhan positif.
"Hanya memang pemulihannya yang belum sama. Misalnya pertanian yang sebelum krisis tumbuh 3-4 persen, bahkan 4,5 persen, tapi pada 2021-2022 tumbuh di bawah 2 persen," ungkapnya dalam Webinar Economic Outlook 2023: Mendung atau Cerah? Peluang Dunia Usaha, Rabu (28/12/2022) malam.
Dia menyayangkan sektor pertanian yang masih belum pulih seutuhnya. Pasalnya, pertanian merupakan sektor di mana paling banyak masyarakat terlibat dalam aktivitas perekonomiannya.
Baca Juga: Cara Islami Atasi Resesi: Gunakan Prinsip Ekonomi Syariah
"Kita harap bukan hanya masyarakat dan pelaku usaha yang berusaha untuk kembali menggairahkan sektornya, tapi juga peran pemerintah dalam melakukan kebijakan agar lebih detil," katanya.
Sehingga, lanjut dia, optimisme masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi dapat didukung dan direalisasikan pemerintah.
Ekonomisenior, Hendri Saparini mengungkapkan, proyeksi sektoral di Indonesia pada tahun ini juga terbilang cukup baik, di mana seluruh sektor mengalami pertumbuhan positif.
"Hanya memang pemulihannya yang belum sama. Misalnya pertanian yang sebelum krisis tumbuh 3-4 persen, bahkan 4,5 persen, tapi pada 2021-2022 tumbuh di bawah 2 persen," ungkapnya dalam Webinar Economic Outlook 2023: Mendung atau Cerah? Peluang Dunia Usaha, Rabu (28/12/2022) malam.
Dia menyayangkan sektor pertanian yang masih belum pulih seutuhnya. Pasalnya, pertanian merupakan sektor di mana paling banyak masyarakat terlibat dalam aktivitas perekonomiannya.
Baca Juga: Cara Islami Atasi Resesi: Gunakan Prinsip Ekonomi Syariah
"Kita harap bukan hanya masyarakat dan pelaku usaha yang berusaha untuk kembali menggairahkan sektornya, tapi juga peran pemerintah dalam melakukan kebijakan agar lebih detil," katanya.
Sehingga, lanjut dia, optimisme masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi dapat didukung dan direalisasikan pemerintah.