Jumlah Pesantren Muhammadiyah di Sulsel Meningkat 350%
Muhajirin
Jum'at, 30 Desember 2022 - 18:05 WIB
Santri Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, Makassar, Sulawesi Selatan (Dok Darul Arqam Gombara)
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Ambo Asse, menyebut jumlah pondokpesantren di bawah naungan Muhammadiyah terus bertambah. Pada 2015 lalu, jumlah Pesantren Muhammadiyah hanya 19 pondok. Pada 2022 sudah ada 31 pondok pesantren.
Secara nasional, pesantren Muhammadiyah juga mengalami peningkatan signifikan. Pada 2015 pesantren Muhammadiyah di seluruh Indonesia hanya 127. Dalam laporan Muktamar Muhammadiyah di Solo, Jawa Tengah, pesantren Muhammadiyah sudah mencapai 440. Artinya, ada peningkatan 350%.
Ambo Asse mengatakan, peningkatan jumlah pesantren merupakan salah satu fokus pengurus PWM Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Dia menyebut upaya tersebut membuahkan hasil yang baik, dan akan terus dikembangkan pada masa mendatang.
Baca Juga: Menko PMK Dorong Perumusan Konsep Pesantren Otentik Muhammadiyah
“Hasilnya, Alhamdulillah, di akhir periode Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel 2015-2020, yang diperpanjang hingga 2022, pondok pesantren kita yang di awal periode hanya 19, di akhir periode menjadi 31,” kata Ambo saat meresmikan Kemah Tahfidz dan Bahasa V Pondok Pesantren Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan di Lapangan Pantai Seruni, Bantaeng, dikutip laman resmi Muhammadiyah, Jumat (30/12/2022).
Secara nasional, pesantren Muhammadiyah juga mengalami peningkatan signifikan. Pada 2015 pesantren Muhammadiyah di seluruh Indonesia hanya 127. Dalam laporan Muktamar Muhammadiyah di Solo, Jawa Tengah, pesantren Muhammadiyah sudah mencapai 440. Artinya, ada peningkatan 350%.
Ambo Asse mengatakan, peningkatan jumlah pesantren merupakan salah satu fokus pengurus PWM Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Dia menyebut upaya tersebut membuahkan hasil yang baik, dan akan terus dikembangkan pada masa mendatang.
Baca Juga: Menko PMK Dorong Perumusan Konsep Pesantren Otentik Muhammadiyah
“Hasilnya, Alhamdulillah, di akhir periode Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel 2015-2020, yang diperpanjang hingga 2022, pondok pesantren kita yang di awal periode hanya 19, di akhir periode menjadi 31,” kata Ambo saat meresmikan Kemah Tahfidz dan Bahasa V Pondok Pesantren Muhammadiyah se-Sulawesi Selatan di Lapangan Pantai Seruni, Bantaeng, dikutip laman resmi Muhammadiyah, Jumat (30/12/2022).