Dokter UNAIR Ungkap Penyebab Pembuluh Darah di Kepala Pecah
Ummu hani
Senin, 02 Januari 2023 - 21:01 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Salah satu artis papan atas Tanah Air, Indra Bekti beberapa waktu lalu dilarikan ke rumah sakit akibat pecah pembuluh darah di kepala sehingga menyebabkan pendarahan.
Dosen Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR) dr Andrianto mengungkapkan, ada beberapa penyebab yang mengakibatkan pembuluh darah di kepala pecah.
Baca juga: 4 Artis Pernah Alami Pendarahan Otak, Ada yang Sudah Mulai Syuting
“Penyebab tersering pembuluh darah pecah di kepala itu hipertensi, karena beban tekanan dalam pembuluh darah melebihi kemampuannya. Tekanan yang berlebih itu akan menyebabkan pembuluh darah pecah,” katanya, dalam keterangan tertulis di laman UNAIR, Senin (2/1/2022).
dr Andrianto menuturkan, tekanan darah yang semakin tinggi akan menyebabkan penebalan pada otot dinding pembuluh darah. Dalam jangka waktu panjang penebalan diikuti pelebaran dinding pembuluh darah.
Akibatnya pembuluh darah menjadi menipis dan berkurang kekuatannya dalam menahan tekanan darah. Hal ini yang menyebabkan pembuluh darah pecah.
Penyebab kedua, kelainan pada dinding pembuluh darah. Kelainan ini membuat dinding pembuluh darah mengalami penipisan dan menggelembung yang dikenal dengan aneurisma.
Dosen Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR) dr Andrianto mengungkapkan, ada beberapa penyebab yang mengakibatkan pembuluh darah di kepala pecah.
Baca juga: 4 Artis Pernah Alami Pendarahan Otak, Ada yang Sudah Mulai Syuting
“Penyebab tersering pembuluh darah pecah di kepala itu hipertensi, karena beban tekanan dalam pembuluh darah melebihi kemampuannya. Tekanan yang berlebih itu akan menyebabkan pembuluh darah pecah,” katanya, dalam keterangan tertulis di laman UNAIR, Senin (2/1/2022).
dr Andrianto menuturkan, tekanan darah yang semakin tinggi akan menyebabkan penebalan pada otot dinding pembuluh darah. Dalam jangka waktu panjang penebalan diikuti pelebaran dinding pembuluh darah.
Akibatnya pembuluh darah menjadi menipis dan berkurang kekuatannya dalam menahan tekanan darah. Hal ini yang menyebabkan pembuluh darah pecah.
Penyebab kedua, kelainan pada dinding pembuluh darah. Kelainan ini membuat dinding pembuluh darah mengalami penipisan dan menggelembung yang dikenal dengan aneurisma.