Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 19 April 2026
home global news detail berita

Dokter UNAIR Ungkap Penyebab Pembuluh Darah di Kepala Pecah

ummu hani Senin, 02 Januari 2023 - 21:01 WIB
Dokter UNAIR Ungkap Penyebab Pembuluh Darah di Kepala Pecah
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Salah satu artis papan atas Tanah Air, Indra Bekti beberapa waktu lalu dilarikan ke rumah sakit akibat pecah pembuluh darah di kepala sehingga menyebabkan pendarahan.

Dosen Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR) dr Andrianto mengungkapkan, ada beberapa penyebab yang mengakibatkan pembuluh darah di kepala pecah.

Baca juga: 4 Artis Pernah Alami Pendarahan Otak, Ada yang Sudah Mulai Syuting

“Penyebab tersering pembuluh darah pecah di kepala itu hipertensi, karena beban tekanan dalam pembuluh darah melebihi kemampuannya. Tekanan yang berlebih itu akan menyebabkan pembuluh darah pecah,” katanya, dalam keterangan tertulis di laman UNAIR, Senin (2/1/2022).

dr Andrianto menuturkan, tekanan darah yang semakin tinggi akan menyebabkan penebalan pada otot dinding pembuluh darah. Dalam jangka waktu panjang penebalan diikuti pelebaran dinding pembuluh darah.

Akibatnya pembuluh darah menjadi menipis dan berkurang kekuatannya dalam menahan tekanan darah. Hal ini yang menyebabkan pembuluh darah pecah.

Penyebab kedua, kelainan pada dinding pembuluh darah. Kelainan ini membuat dinding pembuluh darah mengalami penipisan dan menggelembung yang dikenal dengan aneurisma.

“Dibandingkan dengan dinding pembuluh darah lain, pembuluh darah di kepala ini menjadi lebih tipis. Ketika ada peningkatan tekanan meskipun tidak terlalu tinggi bisa menyebabkan pecah pembuluh darah,” ungkapnya.

Baca juga: Tukul Arwana Dilarikan ke RSPON Akibat Pendarahan Otak

Jika pembuluh darah di kepala pecah maka aliran darah mengandung oksigen dan nutrisi bagi otak akan terganggu serta terbentuk gumpalan darah di luar pembuluh darah yang mendesak jaringan otak.

dr Andrianto mengatakan, penanganan pembuluh darah yang pecah di kepala ternyata tidak selalu berakhir di atas meja operasi.

“Penanganan setiap orang berbeda tergantung dengan volume darah yang keluar. Diperlukan pemeriksaan lanjutan berupa CT-Scan dan atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk mengetahui jumlah pasti volume darah yang keluar,” ucap dr Andrianto.

Menurutnya, ketika volume darah keluar dalam jumlah besar maka darah akan berkumpul di luar pembuluh darah hingga berdampak pada proses desak ruang jaringan otak.

“Otak dilindungi oleh tulang tengkorak jadi jika ada massa dalam otak karena gumpalan darah maka tekanan dalam rongga kepala meningkat dan berpengaruh pada proses desak ruang. Jika tekanan besar maka harus dilakukan operasi,” ujarnya.

Namun jika volume darah keluar akibat pecah pembuluh darah di kepala sedikit maka akan dilakukan observasi terlebih dahulu.

Baca juga: Kangen Indra Bekti, Aldila Jelita Sampaikan Pesan Rindu Lewat Doa

“Pemantauan harus dilakukan misal di awal volume darah yang keluar sedikit lalu meningkat bisa jadi lebih banyak. Tadinya di awal tidak ada indikasi tindakan bedah akhirnya bisa ada indikasi untuk dilakukan pembedahan. Jika jumlah volume darah yang keluar tetap sedikit sebenarnya dapat terjadi penyerapan kembali oleh sistem otak.sehingga tidak memerlukan tindakan operasi,” kata dr Andrianto.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 19 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)