Muhasabah hingga Healing, Cara Lawan Rasa Jenuh dalam Pernikahan
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 14 Januari 2023 - 07:01 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Hidup bersama, terlebih dalam ikatanpernikahan, tentunya pernah merasakan jenuh baik dari pihak suami maupun istri. Meski hal yang lumrah, namun bila dibiarkan terus menerus dapat membuat hubungan memburuk.
Penulis sekaligus Trainer SuperParenting, Iwan Januar mengatakan terdapat empat hal penting yang bisa dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap rasa jenuh dalam pernikahan.
Baca juga: Taman Zen Imut di Meja Kerja, Bantu Rileks Saat Jenuh
Pertama, mengevaluasi diri. Setiap pasangan rumah tangga harus memperhatikan diri pribadi maupun pasangan. Karena, bisa saja ada yang kurang pas dalam diri pasangan, namun dianggap hal yang biasa dalam keseharian.
"Hal ini dikhawatirkan bisa merusak hubungan kita dengan Allah SWT. Allah sangat cinta dan senang melihat hamba-hambanya senantiasa berdoa, bermunajat, dan evaluasi diri," ujar Iwan dalam kajian bertajuk Waspada Kejenuhan dalam Pernikahan, Jumat (13/1/2022).
Berikutnya, satu tujuan atau sama-sama memahami mana yang benar dan salah dalam pernikahan. Sikap ini untuk menghindari gosip yang bisa merusak rumah tangga.
"Jadi kita harus memiliki ilmu-ilmu keislaman sehingga bisa saling menilai dan bisa saling memberikan masukan serta meluruskan," katanya.
Penulis sekaligus Trainer SuperParenting, Iwan Januar mengatakan terdapat empat hal penting yang bisa dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan terhadap rasa jenuh dalam pernikahan.
Baca juga: Taman Zen Imut di Meja Kerja, Bantu Rileks Saat Jenuh
Pertama, mengevaluasi diri. Setiap pasangan rumah tangga harus memperhatikan diri pribadi maupun pasangan. Karena, bisa saja ada yang kurang pas dalam diri pasangan, namun dianggap hal yang biasa dalam keseharian.
"Hal ini dikhawatirkan bisa merusak hubungan kita dengan Allah SWT. Allah sangat cinta dan senang melihat hamba-hambanya senantiasa berdoa, bermunajat, dan evaluasi diri," ujar Iwan dalam kajian bertajuk Waspada Kejenuhan dalam Pernikahan, Jumat (13/1/2022).
Berikutnya, satu tujuan atau sama-sama memahami mana yang benar dan salah dalam pernikahan. Sikap ini untuk menghindari gosip yang bisa merusak rumah tangga.
"Jadi kita harus memiliki ilmu-ilmu keislaman sehingga bisa saling menilai dan bisa saling memberikan masukan serta meluruskan," katanya.