Kafe Sekayoe Gethe, Restoran Murah Bernuansa Jadul di Semarang
Arif purniawan
Rabu, 18 Januari 2023 - 19:40 WIB
Cafe Sekayoe Gethe yang bernuansa jadul di Kota Semarang (foto: Arif Purniawan)
Di kampung tua Sekayu Kota Semarang terdapat restoran dengan nuansa jaman dulu. Namanya Kafe Gethe. Kafe itu menempati rumah kayu kuno di Jalan Sekayu Raya nomor 312, di belakang Mall Paragon. Restoran itu sangat unik karena didesain seperti rumah di era 80-an.
Di halaman kafe, terdapat beberapa kursi bagong terbuat dari kayu, mengingatkan akan rumah-rumah penduduk desa jaman dulu. Ubinnya masih model lama dengan ukuran 30 cm x 30 cm. Selain itu, juga didukung dengan hiasan berupa alat penumbuk kopi kuno dan toples ukuran besar.
Di depan kafe tertulis “Halah pokokmen mampir ngafe lur”. Selain vibes jaman old, pemilik kafe tersebut, Ustadz Ari Purbono, juga mengkategorikan menu dengan bahasa khas Semarangan. Seperti ngoce, yang berarti minuman, kemudian cemilan (ciak) dan makan (kahath). Harganya pun sangat ramah di kantong.
Baca juga:Tebing Keraton, Wisata Alam yang Cocok untuk Pemburu Foto
Untuk kopi luwak dibanderol Rp12 ribu, es kopi Rp12 ribu, Affogato Rp25 ribu,teh panas Rp3 ribu, es teh Rp4 ribu dan wedangan herbal Rp6 ribu. Minuman disuguhkan dengan menggunakan cangkir blirik, yang terbuat dari besi.
Sementara untuk camilan berupa tempe Rp5 ribu, tahu petis Rp5 ribu, telo Rp5 ribu, pisang Rp7 ribu, kentang Rp7 ribu, dan roti bakar Rp7 ribu.
Di halaman kafe, terdapat beberapa kursi bagong terbuat dari kayu, mengingatkan akan rumah-rumah penduduk desa jaman dulu. Ubinnya masih model lama dengan ukuran 30 cm x 30 cm. Selain itu, juga didukung dengan hiasan berupa alat penumbuk kopi kuno dan toples ukuran besar.
Di depan kafe tertulis “Halah pokokmen mampir ngafe lur”. Selain vibes jaman old, pemilik kafe tersebut, Ustadz Ari Purbono, juga mengkategorikan menu dengan bahasa khas Semarangan. Seperti ngoce, yang berarti minuman, kemudian cemilan (ciak) dan makan (kahath). Harganya pun sangat ramah di kantong.
Baca juga:Tebing Keraton, Wisata Alam yang Cocok untuk Pemburu Foto
Untuk kopi luwak dibanderol Rp12 ribu, es kopi Rp12 ribu, Affogato Rp25 ribu,teh panas Rp3 ribu, es teh Rp4 ribu dan wedangan herbal Rp6 ribu. Minuman disuguhkan dengan menggunakan cangkir blirik, yang terbuat dari besi.
Sementara untuk camilan berupa tempe Rp5 ribu, tahu petis Rp5 ribu, telo Rp5 ribu, pisang Rp7 ribu, kentang Rp7 ribu, dan roti bakar Rp7 ribu.