Ekonomi dan Haji, 2 Sektor yang Bakal Jadi Perhatian Muhammadiyah
Mahmuda attar
Senin, 23 Januari 2023 - 13:50 WIB
Ekonomi dan Haji, 2 Sektor yang Bakal Jadi Perhatian Muhammadiyah. (Foto: Istimewa).
PP Muhammadiyah ke depan bakal menyoroti ekosistem ekonomi dan ibadah haji yang selama ini dampaknya dirasa masih kurang menyeluruh ke masyarakat.
Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief menjelaskan, antara ekonomi dan ibadah haji semestinya memiliki keterkaitan satu sama lain.
Allah SWT berfirman, "Dan serulah manusia untuk mengerjakanhaji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh.
Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir." (QS. Al Hajj: 27-28).
Untuk itu, Hilman berupaya untuk mendorong pembangunan pengelolaan atau ekosistem ekonomi ibadah haji.
Menurutnya, kelemahan Indonesia dalam konstruksi ekonomi ibadah haji adalah berposisi sebagai pembeli atau yang berbelanja.
"Maka penting muslim Indonesia untuk ke depan menyusun sistem ekonomi haji," katanya dikutip laman Muhammadiyah, Senin (23/1/2023).
Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief menjelaskan, antara ekonomi dan ibadah haji semestinya memiliki keterkaitan satu sama lain.
Allah SWT berfirman, "Dan serulah manusia untuk mengerjakanhaji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh.
Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang telah ditentukan atas rezeki yang diberikan Dia kepada mereka berupa hewan ternak. Maka makanlah sebagian darinya dan (sebagian lagi) berikanlah untuk dimakan orang-orang yang sengsara dan fakir." (QS. Al Hajj: 27-28).
Untuk itu, Hilman berupaya untuk mendorong pembangunan pengelolaan atau ekosistem ekonomi ibadah haji.
Menurutnya, kelemahan Indonesia dalam konstruksi ekonomi ibadah haji adalah berposisi sebagai pembeli atau yang berbelanja.
"Maka penting muslim Indonesia untuk ke depan menyusun sistem ekonomi haji," katanya dikutip laman Muhammadiyah, Senin (23/1/2023).