home wisata halal

Grebeg Sudiroprajan, Simbol Kerukunan Etnis Tionghoa dan Jawa di Solo

Selasa, 24 Januari 2023 - 04:00 WIB
Rangkaian karnaval Grebeg Sudiro. (Foto : Instagram/@grebegsudiro)
Kegiatan Grebeg Sudiroprajan 2023 di kawasan Pasar Gede, Solo, berlangsung semarak. Gemerlap lampion merah dan kuning tergantung di atas jalan kawasan Pasar Gede di ruas Jalan Urip Sumoharjo hingga depan Balai Kota Solo di Jalan Jenderal Sudirman.

Grebeg Sudiroprajan, atau Grebeg Sudiro menjadi salah satu rangkaian setiap Perayaan Imlek di Solo. Jembatan Kali Pepe yang berada tak jauh dari Tugu Jam Pasar Gede, dihiasi gemerlap ratusan lampion kuning dan merah yang sangat indah di malam hari.

Setiap perhelatan Grebeg Sudiro, Kali Pepe yang biasa digunakan sebagai wahana perahu sungai. Kemilau puluhan lampion menyinari air kali, dimanfaatkan anak-anak muda untuk ber-swafoto berlomba meng-upload di akun sosial media masing-masing.

Dalam tradisi Jawa, grebeg bermakna perayaan rutin dan ucapan syukur dalam memperingati suatu peristiwa penting.

Baca juga:Jokowi Ajak Warga Sulawesi Tenggara Jaga Kebersihan Kawasan Pantai Malalayang

Dalam setiap penyelenggaraangrebeg, sebagai salah satu penanda khasnya adalah munculnya gunungan atau tumpeng yang biasanya berisi hasil bumi dan jajanan lokal.

Sementara, Sudiro merupakan nama yang diambil dari sebuah kampung bernama Kampung Sudiroprajan yang berada di sekitar kawasan Pasar Gede. Grebeg Sudiro adalah perayaan grebeg yang menjadi penanda akulturasi etnis Jawa dan Tionghoa di Kampung Sudiroprajan itu sendiri.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tradisi budaya kebudayaan tionghoa imlek
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya