home global news

Rekam Jejak Rasmus Paludan, Ekstrimis Pembakar Al Quran

Selasa, 24 Januari 2023 - 10:05 WIB
Politikus anti-Islam, Rasmus Paludan dikecam dunia Islam atas aksinya membakar Al Quran. Foto: Istimewa.
Politikus sayap kanan Denmark, Rasmus Paludan, melakukan aksi membakar Al Quran sebagai protes terhadap Islam dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Paludan melakukan protesnya di depan Kedutaan Besar Turki di Stockhol, Swedia, Sabtu (21/1/2023). Aksi Paludan ini kemudian memicu kecaman dari dunia Islam karenamenghina nilai-nilai sakral yang tidak dapat dibela dengan dasar hak-hak demokrasi.

Baca juga: DPR Kecam Pembakaran Al Quran: Lukai Umat Islam Sedunia

Lalu, siapa Rasmus Paludan?

Melansir BBC, pria kelahiran 2 Januari 1982 ini merupakan politikus Denmark-Swedia, pengacara dan ekstrimis sayap kanan. Paludan memimpin partai politik sayap kanan Denmark Starm Kurs atau Garis Keras yang menyuarakan agenda anti-imigran dan anti-Islam.

Aksi Paludan membakar Al Quran bukan baru kali ini terjadi. Sebelumnya pada 14-15 April 2022, Paludan membakar Al Quran di berbagai kota di Swedia. Bersama kelompoknya Paludan menyiarkan secara langsung aksi tersebut.

Jauh sebelum itu, pada 2019, Paludan membakar Al Quran yang dibungkus dengan daging babi dan akun Facebook-nya diblokir selama sebulan setelah mengunggah kebijakan imigrasi dan kriminalitas.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
rasmus paludan islamofobia penistaan agama pembakaran alquran
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya