Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 17 Oktober 2026
home global news detail berita

Rekam Jejak Rasmus Paludan, Ekstrimis Pembakar Al Quran

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 24 Januari 2023 - 10:05 WIB
Rekam Jejak Rasmus Paludan, Ekstrimis Pembakar Al Quran
Politikus anti-Islam, Rasmus Paludan dikecam dunia Islam atas aksinya membakar Al Quran. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID - , - Politikus sayap kanan Denmark, Rasmus Paludan, melakukan aksi membakar Al Quran sebagai protes terhadap Islam dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Paludan melakukan protesnya di depan Kedutaan Besar Turki di Stockhol, Swedia, Sabtu (21/1/2023). Aksi Paludan ini kemudian memicu kecaman dari dunia Islam karena menghina nilai-nilai sakral yang tidak dapat dibela dengan dasar hak-hak demokrasi.

Baca juga: DPR Kecam Pembakaran Al Quran: Lukai Umat Islam Sedunia

Lalu, siapa Rasmus Paludan?

Melansir BBC, pria kelahiran 2 Januari 1982 ini merupakan politikus Denmark-Swedia, pengacara dan ekstrimis sayap kanan. Paludan memimpin partai politik sayap kanan Denmark Starm Kurs atau Garis Keras yang menyuarakan agenda anti-imigran dan anti-Islam.

Aksi Paludan membakar Al Quran bukan baru kali ini terjadi. Sebelumnya pada 14-15 April 2022, Paludan membakar Al Quran di berbagai kota di Swedia. Bersama kelompoknya Paludan menyiarkan secara langsung aksi tersebut.

Jauh sebelum itu, pada 2019, Paludan membakar Al Quran yang dibungkus dengan daging babi dan akun Facebook-nya diblokir selama sebulan setelah mengunggah kebijakan imigrasi dan kriminalitas.

Kemudian, pada November 2020, Paludan ditangkap di Prancis dan dideportasi. Pria yang dikenal sebagai Youtuber ini pun sempat dilarang masuk ke Swedia (2020) selama dua tahun terkait aksi pembakaran Al Quran di Malmo.

Baca juga: Al Quran Jadi Obat Berbagai Penyakit Atas Izin Allah SWT

Ironisnya, serangkaian aksi Paludan itu mendapat izin dari pihak berwenang. Seperti pembakaran yang baru terjadi Sabtu lalu.

Pemberian izin dari pemerintah Swedia pun mendapat kecaman dari Menteri Luar Negeri Turki, Mevlüt Çavuşoğlu.

“Meskipun dengan segala peringatan, izin tersebut diberikan kepada orang ini (Paludan). Tidak ada yang bisa menyebutnya (pembakaran Al-Qur’an) sebagai kebebasan berekspresi dan berpendapat,” kata Mevlüt Çavuşoğlu di Antalya, melansir Anadolu.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 17 Oktober 2026
Imsak
04:05
Shubuh
04:15
Dhuhur
11:42
Ashar
14:48
Maghrib
17:49
Isya
18:58
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan