Melawan Islamofobia dari Lapangan Sepak Bola
Muhajirin
Selasa, 24 Januari 2023 - 19:07 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Islamofobiadan rasisme telah merusak sepak bola dari akar rumput sampai tingkat atas. Banyak manajer dan pelatih di Inggris yang berjuang untuk menentang rasisme dan islamofobia di lapangan.
Saki Iqbal, seorang profesional di National Health Service sekaligus pelatih sepak bola, mengatakan, insiden rasisme membuatnya berjuang melawan tuduhan pelanggaran.
Saat masih aktif merumput, Saki Iqbal pernah mengalami tindakan rasisme. Pemain lawan melontarkan kata-kata ‘paki’ (ujaran rasis di Inggris) kepadanya. Tindakan rasis membuat Saki Iqbal memutuskan keluar dari lapangan hijau sebelum pertandingan selesai.
Baca Juga: Indonesia Kecam Aksi Pembakaran Al-Quran di Swedia
Dia menggambarkan, rasisme masih mengakar di Inggris. Menurut Saki Iqbal, insiden rasis membuat tiang gawang bergeser ditargetkan terhadap orang kulit hitam atau muslim.
Saki Iqbal, seorang profesional di National Health Service sekaligus pelatih sepak bola, mengatakan, insiden rasisme membuatnya berjuang melawan tuduhan pelanggaran.
Saat masih aktif merumput, Saki Iqbal pernah mengalami tindakan rasisme. Pemain lawan melontarkan kata-kata ‘paki’ (ujaran rasis di Inggris) kepadanya. Tindakan rasis membuat Saki Iqbal memutuskan keluar dari lapangan hijau sebelum pertandingan selesai.
Baca Juga: Indonesia Kecam Aksi Pembakaran Al-Quran di Swedia
Dia menggambarkan, rasisme masih mengakar di Inggris. Menurut Saki Iqbal, insiden rasis membuat tiang gawang bergeser ditargetkan terhadap orang kulit hitam atau muslim.