Calon Ibu Perlu Tahu Cara Cegah Stunting Sejak Masa Kehamilan
Fajar adhitya
Jum'at, 03 Februari 2023 - 22:29 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Stunting saat ini menjadi perhatian pemerintah di bidang kesehatan. Kondisi ini merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang.
Dokter Spesialis Anak RS UNS dr. Maria Galuh K.S., Sp.A.,M.Kes menjelaskan, stunting disebabkan kekurangan gizi kronik. Seringkali, kekurangan gizi berasal dari keluarga dari kalangan sosio ekonomi rendah.
Asupan nutrisi dan kesehatan ibu yang buruk, riwayat sakit berulang, dan praktik pemberian makan pada bayi dan anak yang tidak tepat juga faktor lainnya penyebab stunting. Sebelum mendiagnosis si anak menderita stunting, orang tua perlu melihat parameter yang lain.
Baca juga: Cegah Stunting, Berikut Rekomendasi Protein Hewani untuk Ibu Hamil dan Bayi
“Karena dengan melihat parameter yang lain, ketika si anak memang menderita stunting akan menambah referensi kita bahwa stunting tersebut terjadi karena nutrisi atau karena hal yang lain. Dengan demikian, kita dapat memberikan penanganan lanjutan yang tepat,” kata dokter Maria dalam agenda Satu Jam Lebih Dekat dengan tema Yuk Gunting Poni: Cegah Stunting dengan Protein Hewani belum lama ini.
Dokter Maria menambahkan bahwa stunting dapat memberikan dampak jangka panjang dan pendek. Dampak jangka pendek seperti meningkatkan angka kesakitan dan kematian serta risiko menderita berbagai penyakit infeksi.
Adapun dampak jangka panjang yakni menurunkan kemampuan kognitif dan rendahnya Intelligence Quotient (IQ) dan kapasitas fisik.
Dokter Spesialis Anak RS UNS dr. Maria Galuh K.S., Sp.A.,M.Kes menjelaskan, stunting disebabkan kekurangan gizi kronik. Seringkali, kekurangan gizi berasal dari keluarga dari kalangan sosio ekonomi rendah.
Asupan nutrisi dan kesehatan ibu yang buruk, riwayat sakit berulang, dan praktik pemberian makan pada bayi dan anak yang tidak tepat juga faktor lainnya penyebab stunting. Sebelum mendiagnosis si anak menderita stunting, orang tua perlu melihat parameter yang lain.
Baca juga: Cegah Stunting, Berikut Rekomendasi Protein Hewani untuk Ibu Hamil dan Bayi
“Karena dengan melihat parameter yang lain, ketika si anak memang menderita stunting akan menambah referensi kita bahwa stunting tersebut terjadi karena nutrisi atau karena hal yang lain. Dengan demikian, kita dapat memberikan penanganan lanjutan yang tepat,” kata dokter Maria dalam agenda Satu Jam Lebih Dekat dengan tema Yuk Gunting Poni: Cegah Stunting dengan Protein Hewani belum lama ini.
Dokter Maria menambahkan bahwa stunting dapat memberikan dampak jangka panjang dan pendek. Dampak jangka pendek seperti meningkatkan angka kesakitan dan kematian serta risiko menderita berbagai penyakit infeksi.
Adapun dampak jangka panjang yakni menurunkan kemampuan kognitif dan rendahnya Intelligence Quotient (IQ) dan kapasitas fisik.